
KUTSEL – 5.165.975 orang tercatat melintas pada TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam periode Januari – Juni 2023. Dominan di antaranya adalah pergerakan kedatangan WNA dengan jumlah 2.369.499 orang.
Jumlah tersebut berbeda tipis dengan angka kedatangan WNA, yakni sebanyak 2.369.499 orang. Setelah itu disusul oleh kedatangan WNI sebanyak 149.588 orang, keberangkatan kru alat angkut sebanyak 60.258 orang, dan kedatangan kru alat angkut sebanyak 53.242 orang.
“Kedatangan WNA yang masuk pada semester I 2023 ini naik sebesar 533,68% (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022 yang mencatatkan jumlah kedatangan WNA sebanyak 373.928 orang. Dan sudah mendekati capaian Semester I tahun 2019 (sebelum pandemi) yang mencatatkan kedatangan WNA sebanyak 2.429.284 orang,” sebut Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim) Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Shandro Bobby Raymon Limbong, belum lama ini.
Data statistik menunjukkan, terjadi perbedaan signifikan antara jumlah kedatangan WNA tahun 2022 dengan 2023 di setiap bulannya. Pada bulan Januari 2022 kedatangan WNA berada pada angka 0, sedangkan Januari 2023 mencapai 335.073 orang.
Sedangkan untuk bulan Februari perbandingan adalah 1.550 : 320.675 orang, Maret 15.392 : 371.569 orang, April 59.280 : 416.765 orang, Mei 115.326 : 443.943 orang, dan Juni 182.380 : 481.474 orang.
Adapun negara dengan kedatangan WNA terbanyak di tahun 2023, sambung Shandro, adalah berasal dari Australia dengan jumlah 605.032 orang.
Disusul India sebanyak 216.425 orang, Amerika Serikat sebanyak 121.700 orang, Inggris sebanyak 119.082 orang, Singapura sebanyak 113.785 orang,Tiongkok sebanyak 106.793 orang, Malaysia sebanyak 100.039 orang, Korea Selatan sebanyak 98.017 orang, Jerman sebanyak 87.013 orang, dan Rusia sebanyak 85.652 orang.
“Berdasarkan jenis visa yang digunakan, tercatat sebanyak 1.927.066 WNA masuk menggunakan VOA/E-VOA, 324.183 WNA menggunakan BVK, dan 62.095 WNA menggunakan Visa Kunjungan,” pungkasnya didampingi Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kanim Ngurah Rai, Gilang Danurdara. (adi/jon)








