
GIANYAR – Di tengah memantapkan hati menekuni spiritual, Jero Mangku Gede Sudikerta mengapresiasi duet kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Cok Ace.
Sudikerta yang merupakan mantan Wakil Gubernur Bali ini mengatakan, pemerintahan saat ini sudah berjalan dengan baik, dan patut diapresiasi. Kepemimpinan Koster-Ace dinilai sudah melanjutkan program nasional yang sudah dicanangkan sejak tahun 2016 dalam RPJM Pemerintah Provinsi Bali seperti proyek Pelabuhan Segitiga Emas, penataan Kawasan Suci Besakih, shortcut, hingga jalan tol.
“Gubernur yang sekarang tidak membumihanguskan program terdahulu yang pro rakyat yang telah kita paparkan tahun 2016 silam. Artinya, program pro rakyat untuk kesejahteraan rakyat tetap dilanjutkan sehingga saya berterima kasih kepada Pak Wayan Koster, dan agar program ini bisa diimbangi dengan program baru terutama yang ada kaitannya dengan niskala,” ujar Sudikerta di sela-sela melayat di kediaman almarhum Tjokorda Gde Budi Suryawan (CBS) di Puri Mahasari, Kecamatan Ubud, Gianyar, Kamis (29/6/2023).
Menurutnya, program yang berjalan memang tidak bisa lepas dari kegiatan niskala yang harus juga dilanjutkan, asalkan jangan sampai berlebihan. Hal penting lain yang harus diingat bagaimana pemimpin bisa menjaga keharmonisan seluruh komponen masyarakat dan antar lembaga.
“Agar bisa harmonis, jangan sampai terpecah-pecah. Juga ajeg Bali tidak bisa lepas dari Desa Pekraman, termasuk program saya dulu di Desa Pekraman agar bisa melakukan pembinaan berkelanjutan di seluruh pelosok karena pusat kebudayaan Bali ada di banjar-banjar dan desa adat ini,” tandas mantan Ketua DPD I Golkar Bali ini. (jay)








