
GIANYAR – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi kini mulai ditata menjelang perubahan menjadi tempat pengelohan sampah terpadu (TPST) pada Agustus 2023.
“Kondisi TPA saat ini sedang kami tata, baik penempatan sampahnya, pengaturan alur truk sampah, dan tempat pembuangan sampah. Hal ini kami lakukan sebagai langkah persiapan pembangunan fisik TPST Temesi, yang rencananya mulai ditenderkan Agustus 2023,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, Ni Made Mirnawati, Selasa (16/5/2023).
Mirna mengatakan, TPST Temesi rencananya dibangun Kementerian PUPR menggunakan anggaran bantuan Bank Dunia.
“Pemkab Gianyar menerima bangunan TPST yang sudah jadi,” ungkapnya.
Menyinggung kondisi sampah rumah tangga yang dibuang ke TPA Temesi, Mirna mengklaim sudah mengalami penurunan hampir 45-56 ton per hari. Hal ini disebabkan telah beroperasinya 41 TPS3R di 40 Desa.
“Rata-rata untuk 1 TPS3R mampu memproses sampah sebanyak 1 ton per hari, menjadi bahan daur ulang dan kompos,” sebutnya.
Di samping TPS3R, kata Mirna, Bank Sampah Unit di setiap lingkungan juga berperan karena semua sampah plastik bisa ditabung untuk dirupiahkan.
“Bank sampah juga mengurangi sampah rumah tangga yang dibawa ke TPA. Bagusnya bank sampah semua sampah plastik bisa ditampung,” ujarnya. (jay)








