
GIANYAR – Setelah Gerindra dan Demokrat, Partai Golkar Gianyar juga mendaftarkan 45 bakal caleg ke KPU Gianyar, Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 17.00 WITA.
Selain pengurus partai dan inkumben, bakal caleg Golkar juga berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari purnawirawan polisi, mantan kepala desa, hingga tokoh pariwisata.
Berbeda dengan partai lain, Golkar tidak mengerahkan massa mendaftarkan bacaleg ke KPU. Alasannya, kata Ketua Golkar Gianyar I Kadek Era Sukadana, untuk menjaga kondusifitas daerah.
Golkar Gianyar menargetkan 10 kursi.
“Target 10 kursi, sesuai potensi kader. Kami tak muluk-muluk,” tegas Era Sukadana.
Sekretaris DPD Golkar Gianyar I Made Suteja membeberkan kekuatan partainya dalam merebut kursi di DPRD Gianyar.
Mulai dari Dapil Gianyar, I Made Suteja sebagai ikumben ikut bertarung, kemudian lima mantan kepala desa, tokoh mantan partai lain, tokoh pariwisata, dan masyarakat.
Selanjutnya, di Dapil Blahbatuh ada tiga mantan kepala desa. “Sisanya mantan dewan dan tokoh pariwisata yang kualitas dan intensitasnya di dapil masing-masing cukup kuat,” ujar Suteja.
Di Dapil Sukawati, terdapat inkumben I Wayan Arjono yang tak lain ayah Jerink SID dan ada juga tokoh pariwisata.
Dapil Ubud ada Ketua Golkar Gianyar, Kadek Era Sukadana, inkumben dan tokoh pariwisata.
Dapil Tampaksiring, ada AKBP (Purn) I Wayan Gde Suwahyu dan figur masyarakat.
Di Tegalalang ada pemilik hotel dan restoran. Di Payangan, pengurus partai dan tokoh masyarakat.
“Calon kami cukup mumpuni sehingga kami yakin target 10 kursi terpenuhi,” ujar Suteja.
Sementara, Korwil Golkar Gianyar I Wayan Gede Supadma mengatakan, dengan adanya pemisahan dapil, pihaknya optimistis dapat meraih target sesuai yang diharapkan. Khusus di Tampaksiring optimis bisa menggaet dua kursi.
“Kami akan all out untuk bisa mencapai target,” ujar Caleg yang maju dari Dapil Tampaksiring ini. (jay)








