
TABANAN- Sebuah balai mundak saka nem (tiang enam) di Banjar Samsaman kelod, Desa Kukuh, Kerambitan ludes terbakar, Sabtu (6/5/2023). Terbakarnya bale tersebut diduga karena arus pendek listrik.
Informasi di lapangan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Saat itu, korban yang juga pelapor I Made Sumantra (60) seorangh guru, sedang istirahat di kamar. Korban mendengar suara meledak dari luar dan korban langsung keluar rumah.
Korban terkejut melihat ada asap di bale mundak saka 6,langsung keluar rumah meminta tolong kepada warga.
Mendengar teriakan korban minta tolong, warga sekitar langsung membantu korban untuk memadamkan ap dengan alat seadanya. Namun api belum bisa dipadamkan.
Korban langsung menghubungi pemadam kebakaran. Sekitar pukul 16.45 Wita datang 1 unit mobil pemadam kebakaran dan api bisa langsung dipadamkan.
Adapun atas kejadian kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 150 juta.
Kapolsek Kerambitan Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti membenarkan kebakaran tersebut. Dijelaskan, dari hasil olah TKP, kevbakaran diduga akibat arus pendeka listrik jaringan kabel di banguan style Bali tersebut.
“Dugaaanya karena arus pendek listrik dan kerugian material sekitar Rp 150 Juta,” pungkasnya. (jon)








