
KUTA – Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kurir dan logistik, Pos Indonesia memiliki komitmen kuat untuk terus berperan dalam mengakselerasi pertumbuhan industri logistik nasional.
Atas komitmen tersebut, Pos Indonesia telah mendapat tugas khusus dari pemerintah sebagai Designated Operator, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1670 Tahun 2016.
“Tentunya pemerintah memiliki alasan yang sangat kuat dengan melihat kepada kapasitas dan pengalaman yang dimiliki oleh Pos Indonesia untuk melakukan interkoneksi distribusi kiriman kurir dan logistik dengan berkolaborasi bersama penyelenggara kurir dan logistik lainnya baik domestik maupun internasional,” ucap Direktur Pos Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Gunawan Hutagalung, S.T,M.T, di sela penyelenggaraan kegiatan Logistic Day, di Kuta, Jumat (10/3/2023).
Hal senada disampaikan oleh Direktur Utama Pos Indonesia Group, Faizal Rochmad Djoemadi. Dia mengatakan, kerja sama dilakukan notabene dalam rangka mempercepat proses pendistribusian logistik pada pelaku usaha di Indonesia, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional.
“Sebagai BUMN yang sudah berusia cukup panjang, membuat kami memiliki berbagai macam pengalaman pengiriman kurir dan logistik. Mulai dari kiriman ritel, kiriman korporasi, penggarapan project pemerintah baik Distribusi Kiriman Pemilu, Distribusi Bansos Beras, Set Top Box (STB), Penyaluran BLT, Logistik KPU untuk Pemilu, Bantuan Subsidi Upah dan penugasan pemerintah yang lainnya baik dalam skala kecil hingga kiriman dengan skala besar,” ungkapnya.
Di samping itu, sambung dia, Pos Indonesia juga memiliki gudang yang terbilang banyak. Yakni berjumlah 151 unit yang tersebar di seluruh Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk management fulfillment produk UMKM.
“Tidak hanya itu saja, kami juga mampu memberikan end-to-end logistic solution dan menjadi kolaborator yang baik, bekerja sama dengan penyedia jasa kurir dan logistik lainnya, seperti halnya pada proses first mile, middle mile dan lastmile,” imbuhnya.
Lebih lanjut disampaikannya pula, Pos Indonesia telah hadir memberikan kontribusi dalam berbagai program pemerintahan dan sebagai agen pembangunan yang menjadi salah satu mitra strategis pemerintah Republik Indonesia.
Baik itu dalam bidang kurir pengiriman dokumen negara, ataupun produk hukum dari Direktorat Jenderal Pajak, Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, KPK, Mahkamah Konstitusi, Kementerian Teknis, Kementerian Koordinator, serta Kejaksanaan, TNI, dan Polri. Dokumen negara tersebut termasuk yang dikeluarkan oleh unit vertikal di Lembaga Negara dan Lembaga Negara Non Departemen.
“Saat ini Pos Indonesia telah mendapat kepercayaan dari Kementerian BUMN sebagai koordinator dalam cluster logistik BUMN. Kami terus berupaya menjadi Perusahaan Logistik Terkemuka yang dapat mengkonsolidasikan seluruh entitas BUMN yang bergerak di bidang Logistik,” sambungnya.
Dalam pergaulan dunia Internasional, Pos Indonesia katanya juga telah menjadi member United Postal Union (UPU) yang merupakan Perhimpunan Postal Operator Negara di seluruh dunia. Karenanya, Pos Indonesia mampu berkolaborasi dengan semua pihak untuk melakukan distribusi semua kiriman. Bukan hanya untuk domestik, melainkan juga internasional.
Terpisah, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia, Siti Choiriana mengatakan, Pos Indonesia adalah penyelenggara logistik yang memiliki kompetensi logistik dari berbagai industri. Baik itu dalam mendukung dan menggerakkan upaya pengelolaan distribusi, ataupun pengiriman layanan logistik untuk semua industri yang mampu menjangkau semua area di Indonesia.
Disampaikannya pula, pada saat ini PT Pos Indonesia (Persero) juga mendapat dukungan penuh dari Bea dan Cukai, Balai Karantina Hewan, Balai Karantina Tumbuhan, serta komunitas kurasi produk UMKM seperti Sekolah Eksport, Si Bakul, PadiUMKM, Big Indonesia, Kalikan, serta entitas lain yang fokus pada peningkatan enterpreunership UKM di Indonesia untuk menjadi juara domestik dan mengembangkan layanan hingga Go Internasional.
Sebagai bagian dari organisasi UPU, Pos Indonesia terus berupaya meningkatkan kiriman antar negara, antar benua dengan layanan/service kiriman Pos Internasional.
“Pos Indonesia mendukung dan mengembangkan interkoneksi dengan perusahaan kurir dan logistik, baik domestik ataupun internasional, sebagai salah satu strategi pemenangan layanan logistik dunia dengan harga yang kompettitif. Dengan demikian, Pos Indonesia selaku penyelenggara bisnis kurir–logistik berkolaborasi dengan BUMN Klaster Logistik atau dengan Perusahaan Swasta untuk produk layanan first mile, middle, maupun last mile menggunakan digital platform,” pungkasnya. (adi/jon)








