
BULELENG – Pimpinan DPRD Kabupaten Buleleng bersama dengan Bagian Humas dan Protokol DPRD Buleleng melaksanakan study banding ke DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Selain menyerap dan diskusi terkait pres room dan kerjasama dengan media, pada kegiatan melibatkan wartawan dari media cetak dan elektronik di Buleleng juga dibahas tentang penerapan e-Katalog.
“Ada dua hal yang bisa kita petik dari study banding, pertama terkait keberadaan pres room di sektretariat DPRD Buleleng dan penerapan e-Katalog pada pengadaan barang jasa, khususnya dengan media antara lain berupa advetorial,” ungkap Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ketut Susila Umbara usai pertemuan dengan Kasubag Keprotokolan dan Tata Usaha DPRD Banyuwangi di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/2/2023).
Susila Umbara didampingi wakil ketua dewan, Gede Suradnya dan Ni Made Putri Nareni serta Budi Utama selaku Kabag Humas DPRD Buleleng menandaskan, pihaknya akan kembali mengingatkan sekretariat dewan agar segera mewujudkan pres room bagi wartawaan yang bertugas di DPRD Kabupaten Buleleng.
“Sebenarnya sudah lama direncanakan, namun karena ada pandemi dan keterbatasan anggaran sehingga menjadi tertunda. Nanti, sepulang dari kunja, study banding ini kita akan mengingatkan sekretariat agar bisa segera direalisasikan dengan menggunakan ruangan yang ada,” tegasnya.
Ia juga berharap kerjasama sekretariat dengan media juga ditingkatkan, sebagaimana dilakukan sekretariat DPRD Banyuwangi dengan media cetak maupun elektronik.
“Termasuk penerapan e-Katalog, karena ini hal yang baru namun wajib dilakukan, ya tentunya harus dikoordinasikan dengan media sehingga bisa berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang ada, seperti telah dilaksanakan di Sekretariat DPRD Banyuwangi,” pungkasnya.(kar/jon)








