
TABANAN – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak 14 Februari 2024, KPU Tabanan kini sedang dalam proses perekrutan panitia pemungutan suara (PPS) di Desa. Sesuai jadwal saat ini, proses wawancara. Namun demikian, hampir semua kecamatan sudah selesai, kecuali Penebel dan Kediri harus dilakukan dua hari.
Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa ketika dikonfirmasi menjelaskan, setelah hasil tes tulis (CAT) diumumkan 15 Januari lalu, dilanjutkan proses wawancara mulai 18-20 Januari 2023. Namun dari 10 Kecamatan, delapan kecamatan sudah selesai melakukan tes wawancara.
“Rata-rata proses wawancara dilakukan satu hari saja, hanya Kecamatan Penebel dan Kediri yang dua hari,” ungkap Weda Subawa, Kamis (19/1/2023).
Untuk kecamatan Kediri, kata Weda, dilakukan dua hari yakni 18 dan 19 Januari karena kebetulan di Kediri ada upacara adat seperti di Desa Abiantuwung dan Banjar Anyar serta desa lainnya , sehingga proses wawancara memerlukan waktu dua hari.
“Kalau di Penebel itu karena banyaknya desa. Ada 18 desa, sehingga butuh waktu lebih satu hari. Tapi hari ini (kemarin) sudah selesai,” sebutnya
Dijelaskan proses wawancara calon PPS dilakukan di Kecamatan melibatkan PPK. Pihaknya memberikan wewenang kepada PPK untuk melakukan wawancara dengan materi yang sudah disiapkan.
Sejauh ini proses seleksi PPS sampai tahap wawancara berjalan dengan aman dan lancar. Sesuai rencana di tiap desa akan direkrut tiga orang PPS dari hasil tahapan seleksi yang dilakukan tersebut.
“Sesuai jadwal semua PPS akan dilantik bersama-sama 24 Januari 2023 di Gedung Kesenian I Ketut Maria,” pungkasnya. (jon)








