
MANGUPURA- Penambahan jumlah kursi di DPRD Badung yang kini 40 kursi menjadi 45 kursi pada Pileg 2024 mendatang, menjadi peluang bagi Golkar Badung menambah kursi.
Saat ini Golkar hanya memiliki 7 kursi di DPRD Badung. Namun pada pileg 2023 partai berlambang Beringin ini membidik 12 kursi.
Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa menyatakan dengan penambahan jumlah kursi, tentunya setiap partai politik menginginkan penambahan kursi keterwakilannya.
Diungkapkannya, dari dua kali pemilihan, pada Pileg 2014 Golkar Badung sempat meraih 10 kursi dari 40 kursi. Namun sayang, pada Pileg 2019, Golkar Badung hanya kebagian 7 kursi dan harus kehilangan 3 kursi.
Seperti diketahui, dalam perolehan kursi Pileg 2019, dari 40 kursi DPRD Badung, PDIP menguasai sebanyak 28 kursi, disusul Golkar 7 kursi, Demokrat 2 kursi, Gerindra 2 kursi, dan Nasdem 1 kursi.
“Kalau berbicara minimal 20 persen, itu artinya minimal mengamankan minimal 9 kursi dari 45 kursi. Kami target minimal 12 kursi,” kata Suyasa belum lama ini.
Dia memetakan untuk dapil Petang dari 3 kursi pihaknya optimis tetap mempertahankan 1 kursi. Pihaknya akan menggarap maksimal dapil Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara dan maksimal juga di Kuta Selatan.
“Kami meyakini, di luar Petang bisa nambah (kursi DPRD Badung, red),” tegasnya.
Namun diakui, tantangan untuk menambah kursi ini cukup berat. Mengingat partai pemenang pemilu, yakni PDIP Badung, kini pimpinannya menjadi kepala daerah.
Namun demikian, Suyasa meyakini ada seni dan strategi tersendiri untuk mendapatkan kursi dewan. (lit/jon)








