
GIANYAR – Sampah warga Denpasar untuk sementara dibuang di TPA Temesi Gianyar menyusul ditutupnya TPA Suwung selama perhelatan KTT G20.
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar Ni Made Mirnawati saat dikonfirmasi, Minggu (13/11). Menurutnya, kesiapan TPA Temesi menerima sampah dari Kota Denpasar telah melalui kordinasi antar kabupaten.
“Pemkot Denpasar akan membawa sampahnya ke TPA Temesi mulai 14 – 17 November 2022,” ujar Ni Made Mirnawati.
Pihaknya bersama DLHK Kota Denpasar telah melakukan rapat koordinasi terkait teknis pembuangan dan permasalahan yang kemungkinan bisa timbul di lapangan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan DLHK Kota Denpasar terkait pengaturan lokasi pembuangan. Sementara terpisah dengan armada Gianyar, begitu pula jumlah alat berat dan armada Denpasar yang akan masuk ke Gianyar,” ungkapnya.
Bupati Gianyar Made Mahayastra sudah memerintahkan Dinas Perhubungan dan Satpol pp untuk bersama mengawal kelancaran kegiatan, termasuk antisipasi apabila ada masalah di lapangan.
“Kita juga sudah mempersiapkan petugas untuk mengarahkan dan mencatat armada yang masuk TPA Temesi,” ujarnya.
Bupati juga sudah menyurati Desa Adat Temesi terkait hal ini agar masyarakat mengetahui selama empat hari terjadi peningkatan kendaraan lalu lalang membawa sampah di Desa Temesi.
“Semua ini kita lakukan sebagai wujud dukungan atas pelaksanaan G20. Kita berharap kegiatan di TPA Temesi dapat berjalan lancar,” harapnya.
Sementara, informasi dari berbagai sumber, produksi sampah masyarakat Kota Denpasar selama ini rata-rata 800-900 ton per hari, setara dengan 433 truk yang dibuang ke TPA Suwung. (jay)








