
TABANAN – Proses pencarian Korban I Ketut Nuada asal Bnnahr Langan, Blumbang oleh tim gabungan Polri, BPBD, Basarnas dibantu Warga Desa Blumbang termasuk menggunakan baleganjur membuahkan hasil. Dua hari setelah kejadian Jumat (28/10/2022) , mayat I Ketut Nuada ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi mandi dekat beji mapasina. Mayat korban selanjutnya dievakuasi ke RSU Tabanan.
Informasi yang berhasil dihimpun, pencarian tim gabungan dilakukan mulai pukul 08.00 Wita dipimpin Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti. Petugas gabungan membagi diri melakukan pencarian dengan menyusuri sungai Yeh Ho.
Sementara itu, warga banjar Langan mengerah baleganjur untuk melakukan pencarian secara niskala. Harapannya korban segera ditemukan. Namun sampai siang korban Nuada belum ditemukan dan pencarian dihentikan sementara.
Selesai istirahat siang, tim gabungan kembali melakukan pencarian. Petugas melakukan pencarian dengan kano di sekitar beji mapasina. Sekitar pukul 15.15 Wita, tubuh korban Nuada muncul ke permukaan dalam keadaan meninggal. Mayat korban langsung di evakuasi ke RSUD Tabanan.

AKP Sri Subakti mengaku bersyukur, proses pencarian korban berhasil dan menemukan korban meski dalam keadaan meninggal.
“Bersyukur korban dapat segera ditemukan, terima kasih kepada semua pihak yang turut dalam proses pencarian,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut AKP Sri Subakti kembali mengimbau warga untuk waspada dan hati-hati baik mandi atau menyeberang sungai Yeh Ho karena air masih tinggi dan terkadang air bah tiba-tiba datang.
“Mohon warga berhati-hati, kalau air naik jangan memaksakan diri menyeberang dan cari jalur lain yang aman,” harapnya.
Seperti diketahui, Korban Nuada (45) Rabu (26/10/2022) sore mandi di Sungai Yeh Ho dan sempat mengatakan akan menyeberangi jembatan darurat ke Banjar Mambang Celuk, Desa Mambang , Selemadeg Timur di seberang.
Keesokan harinya Kamis (27/10/2022) pagi, warga menemukan pakaian korban dipinggir sungai dan motor terparkir 10 meter dari lokasi mandi. Saat itulah diduga korban terpelese dan terseret arus sungai saat mandi. (jon)








