
TABANAN – Kasus orang hilang kembali terjadi di Tabanan. Seronga petani I Made Judin (54), Warga banjar padangan Kaja, desa Padangan, Pupuan, tidak pulang ke rumah sore har. Korbanpamit sama istrinya pergi ke kebun pagi harinya, Minggu (23/10/2022). miris korban justru ditemukan meninggal di sungai Yeh Teluhtuan, Senin (24/10/2022) pagi.
Informasi yang berhasil dihimpin, Minggu (23/10/2022) sekitar pukul 08.00 Wita, Korban Judin pamit sama istrinya Ni Wayan Suanti untuk pergi ke kebun di subak Batur Karangam banjar Padangan Kaja. Korban naik motor seperti biasanya. Namun sampai petang sekitar pukul 19.00 Wita, korban belum pulang. Biasanya korban sudah pulang paling lambat sekitar pukul 17.00 Wita. Kasus tersebut kemudian dilaporkan kerabat korban ke aparat desa setempat dilanjutkan ke Polsek Pupuan dan BPBD Tabanan serta Basarnas.
Berdasarkan laporan tersebut petugas gabungan dan warga Padangan melakukan pencarian korban. Warga kemudian menemukan sepeda motor korban di kebun serta HP dan bekal yang masih utuh. Kemudian dilakukan pencarian dna warga menemukan topi dan kacamata yang biasa dipakai korban di tepian sungai.
Atas temuan tersebut, warga dan petugas menduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai Teluhtuan dan hanyut. Warga dan petugas kemudian melakukan pencarian, namun nihil hasil. Bahkan pencarian dilakukan sampai pukul 24.00 Wita. Karena sudah malam, pencarian sementara dihentikan.
Pencarian kemudian dilanjutkan Senin (24/10/2022) mulai pukul 07.00 Wita dengan menyusuri sungai Yeh Teluhtuan . Setelah sekitar satu jam melakukan penelusuran , sekitar 1,5 Kilometer dari temuan awal barang korban, warga melihat tuubuh korban mengapung dan tersangkut di bebatuan sungai. Mayatr korban selanjyutnya dievakuasi ke rumah dua.
Dari pemeriksaan tgim medis, ditemukan pendaran dari hidung koerban, luka di belakang kepala kanan, luka bekas benturna di kepala dan patah tulang rusuk
Kapolsek Pupuan AKP I Made Budiarta ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dijelaskan setelah dinyatakan hilang sehari sebelumnya, korban sudah berhasil ditemukan, namun dalam keadaan meninggal.
“Korban diduga terpeleset dan terjatuh di sungai, hanyut kemudian meninggal dunia,” jelas AKP Budiarta. (jon)








