
GIANYAR – Abdul Wahid (35) asal Situbondo, Jawa Timur, diamankan warga di Banja Tengah, Desa/Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Jumat (30/9) sekitar pukul 00.30 WITA.
Abdul Wahid dilihat oleh I Wayan Rauh sedang mengendap-endap di bale delod rumahnya.
“Awalnya Wayan Rauh terbangun kemudian menutup pintu pagar rumahnya. Kemudian, dia mematikan lampu dan mengantar sang istri ke kamar mandi,”kata sumber petugas.
Keluar kamar mandi, sang istri melihat seorang pria hanya memakai sarung mengendap-ngendap di bale delod. Ia pun memberitahu suaminya dan langsung berteriak maling.
“Pelaku yang diteriaki berlari dan meloncati tembok,”ungkapnya.
Beberapa warga yang mendengar teriakan bergegas keluar dan melihat pria tak dikenal memegang korek api, sandal, rokok, dan sabun di salah satu bengkel tak jauh dari TKP. Ketika ditanya barang-barang yang dibawa, Abdul Wahid memberikan jawaban berbelit-belit sembari menunjukkan wajah kebingungan.
Gelagatnya itu menambah kecurigaan warga kemudian pelaku diamankan. Sementara, Polsek Tegallalang yang mendapat laporan langsung ke lokasi.
Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Sudita membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dilakukan penggeledahan di kamar Abdul Wahid ditemukan dua buah HP, sepasang sepatu kets merk Thomas, 11 bungkus rokok, 5 saset kopi, sabun cuci muka, uang Rp 1.220.000 serta tas pinggang.
“Hasil interogasi pelaku mengakui barang-barang tersebut hasil curian di dua lokasi, yaitu di rumah Pande Wayan Widiantara dan di warung Marsila milik Ni Made Marsi di Banjar Tengah Tegallalang. Pencurian itu dilakukannya pada Minggu (25/9) dini hari,”ungkap Kapolsek.
Pelaku yang bekerja di bengkel las tersebut masih menjalani pemeriksaan. “Motifnya melakukan pencurian karena faktor ekonomi,” tegasnya. (jay)








