
JEMBRANA – Pengiriman ternak keluar Bali mulai dibuka kembali, paska ditutup karena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pantauan Warta Bali di pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (29/9/2022) tampak dua truk mengangkut babi keluar.
Koordinator Karantina Pertanian Wilayah kerja (Wiker) Gilimanuk I Wayan Ludra mengatakan, sudah mulai sudah ada pengiriman ternak keluar Bali. “Untuk ternak yang keluar baru ternak babi, itu pun untuk kepentingan konsumsi atau ternak potong,” katanya.
Syarat untuk ternak yang dikirim semuanya sudah terpenuhi. Masing-masing truk mengangkut 70 ekor babi, telah disertifikasi karantina. Termasuk sesuai ketentuan Satgas No 104/Satgas PMK IX/2022 tentang lalu lintas hewan.
Demikian pula hewan yang dikirim memenuhi syarat Surat Keterangan bebas ASF dari Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian (BBUSKP) di Jakarta. “Fungsi kami sertifikasi, tetap berjalan agar pengiriman semua ternak memenuhi yang ditentukan,” katanya. (ara,dha)








