
GIANYAR – Lemah gemulai 500 penari dari ibu-ibu PKK se Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar, menuai decak kagum masyarakat yang memenuhi Lapangan Sapta Dharma, Selasa (13/8/2022) sore.
Tampil dengan balutan kebaya warna merah dan kemben hitam, mereka menari pendet saat pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Desa Pejeng. Ketua Tim Penggerak PKK Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra didapuk memimpin tarian penyambutan tersebut.
Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra dalam sambutannya mengatakan, terlaksananya Porsenides merupakan cermin dari kebersamaan atau persatuan.
”Hal ini membuktikan kekompakan dan kebersamaan, serta rasa kekeluargaan yang tinggi antar seluruh komponen yang ada di Desa Pejeng sehingga Porsenides dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Agus Mahayastra.
Melalui Porsenides diharapkan dapat mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif, serta semakin menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan pada desa.
Bupati Mahayastra juga berharap agar semua peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas sehingga dapat menjaga kekompakan pada seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berharap dengan tujuan mulia tersebut, semua peserta dapat senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding dan berlomba, sehingga tujuan akhir dari pelaksanaan kegiatan Porsenides dapat makin mempererat dan menjaga kekompakan di antara semua komponen masyarakat di Desa Pejeng,” harapnya.
Sementara, Kepala Desa Pejeng I Wayan Sukarsa mengatakan, Porsenides merupakan wadah pembinaan olahraga dan seni di tingkat desa, sekaligus mencari bibit generasi pada bidang olahraga.
“Pelaksanaan Porsenides ini bertujuan untuk membangkitkan kembali olahraga dan seni yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19 dan guna semakin mempererat semangat rasa kebersamaan, kekeluargaan,” ungkapnya. (jay)








