
JEMBRANA – Tahapan pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, tinggal hitungan hari. Direncanakan groundbreaking ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,21 kilometer, dilakukan langsung Presiden Joko Widodo Sabtu (10/9/2022) mendatang.
Menjelang persiapan groundbreaking, di titik lahan yang sudah dibebaskan kurang lebih seluas 3 hektar, tepatnya di lahan persil milik Pemprov Bali, di Banjar Pasar Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, mendapat peninjauan Gubernur Bali I Wayan Koster beserta Kapolda Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, Minggu (4/9/2022).
Sementara dari Pemkab Jembrana, selain Bupati I Nengah Tamba, hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana, termasuk Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi.

Gubernur Koster mengatakan, kedatangannya untuk memastikan kelancaran acara groundbreaking yang sedianya akan dilaksanakan 10 September mendatang, oleh Presiden Joko Widodo.
Peninjauan dimulai dari titik darat helipad Presiden di Lapangan Pecangakan hingga menuju ke lokasi groundbreaking, Desa/Kecamatan Pekutatan.
“Kita datang, bersama Kapolda, Pangdam memastikan semua kesiapan berjalan dengan baik dan lancar. Kami mohon doanya agar pelaksanaan groundbreaking berlangsung dengan baik tanpa hambatan,” tandasnya.
Ditanya soal sejumlah warga menempati lahan Persil terkena jalur tol, Gubernur Koster menambahkan sudah diproses pemindahan.
“Tempat pemindahan sudah tersedia, mengenai kompensasi akan dihitung, termasuk bangunan. Nanti realisasinya setelah adanya pengukuran baru dihitung kompensasi,” jelasnya.
Orang nomor satu di Bali tersebut menambahkan, terkait pemilihan lokasi groundbreaking lahan di Kecamatan Pekutatan Jembrana, lantaran lahan tersebut merupakan milik Pemerintah Provinsi Bali.
“Tanah ini merupakan milik Perumda Bali, lebih mudah dan cepat pembebasan, prosesnya tidak ribet,” tegasnya.
Sementara Bupati Tamba mengungkapkan keberadaan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, berdampak besar terhadap meningkatnya perekonomian masyarakat Bali, termasuk Jembrana.
Bupati Tamba berharap jalannya proyek jalan tol ini berjalan sesuai rencana hingga selesai nanti.
“Jalan tol ini merupakan kunci kesuksesan Jembrana dalam menyambut tahun emas 2026. Astungkara ini akan membawa perubahan bagi Jembrana ke arah yang lebih baik. Mohon doa restunya,” katanya. (ara,dha)








