
JEMBRANA – Untuk memastikan keadaan bangunan SDN 4 Melaya, Desa Melaya, Kecamatan Melaya Kamis (11/8/2022). Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, I Gusti Anom Saputra, mengecek langsung ke sekolah tersebut.
Selain melihat kondisi bangunan sekolah yang sejumlah ruangan mengalami kerusakan di bagian atap tembok bahkan lantai, Bupati Tamba juga menemui murid yang tengah melakukan proses belajar- mengajar di ruangan yang masih utuh.
Terhadap kerusakan dialami pada 7 ruangan di sekolah tersebut sehingga siswa harus masuk memakai sistem ship digilir. Bupati Tamba memastikan perbaiknya di tahun mendatang, tadi saya sudah cek dan sudah melihat langsung kondisi bangunannya, memang di bagian atap paling kerusakannya paling parah sehingga tidak memungkinkan digunakan sebagai ruang belajar mengajar.
“Hal ini rusaknya serius, kondisinya rusak parah, ini menjadi prioritas untuk perbaikan, hanya saja perbaikannya baru bisa dilakukan di tahun depan,” jelasnya.
Bupati Tamba menyayangkan tak ada laporan ke dia, malah rusaknya didengar melalui pemberitaan di media. “Kalau tahu informasinya di awal pasti langsung ditangani, tanpa menunggu tahun anggaran. Sekali lagi di tahun anggaran 2023, pasti diperbaiki,” tegasnya.
Persoalan kerusakan di SD 4 Melaya, Bupati Tamba berharap bisa dijadikan catatan. Artinya semuanya mesti responsif dalam menghadapi kondisi yang ada di sekitar.
Sedangkan Kepala SDN 4 Melaya, Siluh Putu Ekawati menjelaskan dari sebelas ruangan kelas termasuk ruang guru, terdapat tujuh ruangan yang kondisinya rusak parah. Kerusakan menimpa sekolahnya terjadi sejak 2018, namun tidak sekalian, satu persatu ruangan alami kerusakan. (ara,dha)








