Sambut Penataan Pantai Samigita, Sejumlah Instansi Pastikan Status Aset Eksisting

0
95
Pengecekan lapangan terhadap aset bangunan eksisting di pesisir Pantai Kuta

KUTA – Sejumlah bangunan eksisting di pesisir pantai, rencana akan direnovasi ataupun dibongkar kaitan dengan program penataan Pantai Samigita (Seminyak, Legian, Kuta). Mengawali itu, sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan lapangan terhadap bangunan-bangunan bersangkutan, Rabu (22/6/2022).

Kegiatan dilakukan atas surat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung Nomor 005/348/TB/CK/DPUPR tertanggal 20 Juni 2022 lalu. Surat ditujukan kepada sejumlah pihak, seperti Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Camat Kuta, Lurah dan Bendesa Adat Kuta, Lurah dan Bendesa Adat Legian, Lurah dan Bendesa Adat Seminyak, serta Kontraktor TJS-Bianglala KSO dan Konsultan Managemen Konstruksi PT Biro Arsitek dan Insinjur Sangkuriang.

“Ada bangunan-bangunan eksisting adalah aset dari beberapa pihak terkait. Jadi bisa dikatakan, ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan dalam mekanisme, atau jika seandainya nanti terkena dampak dari penataan,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Badung Kadek Dwi Lantari, ditemui di sela pengecekan di Pantai Kuta.

Koordinasi bersama pihak-pihak terkait dipastikan akan berlanjut setelah pengecekan lapangan usai dilaksanakan. Apalagi tidak dipungkiri dia, kaitan dengan program penataan, ada bangunan yang rencana akan direnovasi ataupun dibongkar.

“Ini masih dalam diskusi,” tutupnya.

Sementara terpisah, seorang staf BPKAD Badung Ida Ayu Sri Laksmita menuturkan, sebagian besar dari bangunan eksisting adalah aset Dinas Pariwisata. Dominan di antaranya adalah berupa toilet.

“Jumlah totalnya sekitar 14 bangunan,” ungkapnya. (adi/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + 6 =