
KUTA – Ketinggian gelombang di perairan selatan Bali diperkirakan meningkat di beberapa hari ke depan. Termasuk pada Senin (20/6/2022), yang ketinggiannya diprediksi mencapai angka 5 meter.
Seorang prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Putu Agus Dedi Permana mengungkapkan, ketinggian gelombang yang mencapai 5 meter tersebut sudah termasuk dalam kategori tinggi.
“Berdasarkan model gelombang yang dikeluarkan BMKG, hari ini tanggal 19 Juni 2022 ketinggian gelombangnya masih mencapai 3,5 meter di perairan selatan Bali. Tetapi untuk besok di tanggal 20 Juni 2022, tinggi gelombangnya sudah mencapai 5 meter,” ungkapnya, Minggu (19/6/2022).
Kondisi tersebut katanya kemungkinan bisa bertahan secara fluktuatif hingga sepekan ke depan. Dengan kata lain, di suatu saat bisa turun dan kemudian meningkat lagi. “Nanti akan diupdate dengan model terbaru,” tambahnya.
Katanya ada beberapa faktor yang mendukung prediksi tersebut. Utamanya yakni kecepatan angin permukaan laut di perairan selatan Bali yang bisa mencapai 25 knot, atau ambang batas ekstrim. Angka tersebut terbilang lebih tinggi jika dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya. Seperti pada Minggu (19/6/2022), kecepatan angginnya berkisar antara 15 sampai 20 knot.
“Faktor lainnya, memang karena perairan selatan Bali adalah berpapasan dengan Samudera Hindia. Di lautan yang lebih luas, gelombangnya akan cenderung lebih tinggi. Dimana untuk di selatan Bali biasanya dipengaruhi oleh fenomena swell atau alun,” sambungnya. (adi/jon)








