
GIANYAR – Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta berharap penataan kawasan wisata Ulapan (Ubud, Tegalalang, Payangan) memberdayakan tenaga kerja maupun produk lokal sehingga proyek yang diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 34 triliun dari APBN itu bisa menjadi multipyer efek.
“Tentu harapan kami, dalam proyek yang nilainya sangat besar ada multplayer efek kepada tenaga kerja lokal maupun material yang ada. Tidak hanya fokus pada hasil proyek tersebut, tapi bagaimana manusia yang ada didalamnya,” ujar Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta pada Rabu (23/3/2022).
Pihaknya berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah telah memberikan bantuan kepada Gianyar untuk penataan kawasan wisata Ulapan.
“Kami sangat positif mendukung. Mudahan-mudahan dengan diberikan bantuan ini mampu membenahi, meningkatkan objek wisata maupun fasilitas umum penunjang pariwista,” harap Tagel Winarta.
Tagel juga berharap kepada pemerintah kabupaten mensosialisasikan secara terbuka terkait proyek ini agar tidak terjadi misinformasi maupun miskomunikasi.
“Biar tidak ada misinformasi dan komunikasi di masyarakat, pemerintah perlu terbuka, bisa disampaikan untuk saat ini baru tiga kecamatan ini yang diprioritaskan, yang lainya barang tentu akan menyusul,” ujarnya.
“Tidak sebaliknya, nanti jika hanya tiga kecamatan ini yang lainnya tidak, masyarakat bisa berspekulasi liar dan menanggapi secara negatif, kenapa hanya tiga tiga ini yang lain tidak. jika disosialisasikan secara postitif pasti didukung,” imbuhnya.
Selain itu, Tagel juga menyampaikan agat tokoh masyarakat dilibatkan. Apa lagi Gianyar sangat banyak memiliki tokoh. Jangan sampai pembangunan ini keluar dari agem ajeg Bali.
Begitu juga memanfaatkan tenaga kerja lokal juga menjadi hal yang penting diperhatikan. “Jangan sampai proyek besar ini yang bisa diambil oleh tenaga kerja lokal malah diambil oleh tenaga kerja luar,” ujarnya.
Juga berkaitan dengan potensi yang ada di kabupaten menyangkut meterial agar digunakan seluas-luasnya dan menyeluruh jangan datangkan dari luar dulu.
“Di Gianyar ini banyak pengerajin batu paras, bata Tulikup, material lainya. Sehingga mampu memperdayakan produk lokal, dan membantu masyarakat Bali utamanya Gianyar secara menyeluruh,” tandasnya. (jay)








