
GIANYAR – Truk molen bermuatan lima kubik semen cor terguling ke jurang sungai Sada sedalam kurang lebih 20 meter di perumahan Griya Swakarsa Mandiri, Minggu (6/3/2022). Kejadian itu mengakibatkan sopir Samful Arifin mengalami luka lecet di pelipis dan paha.
Salah satu warga, Budi, menuturkan, awalnya masyarakat melakukan kerja Bakti, sekitar pukul 09.00 Wita. Dimana jalan menuju perumahan tersebut akan dicor lantaran kondisinya sudah rusak. Saat datang truk molon mengangkut 5 kubik beton itu, diduga karena sopir tidak mengetahui medan, sopir terlalu mengbil haluan kekanan.
“Akhirnya badan jalan amblas, truk pun terguling. Karena badan jalan tidak kuat, karena truk muatan berat,” ujarnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsunh berhamburan menyelamatkan sopir yang masih berada didalam truk molen. “Warga langsung turun menyelamatkan sopir, langsung juga diantar ke bidan, kawasan Tojan. Jaitan kepala pelipis sama paha,” ujar Budi.
Sementara kelian Griya Swakarsa Mandiir, Suroto, mengatakan kejadian ini murni kecelakaan human error.
“Murni kecelakaan, karena akses satu satunya jalan. Truk itu masuk kepala dulu, haluan terlalu kekanan,” ujarnya.
Untuk selanjutnya pengecoran tetap berlanjut karena sudah kontrak. “Setelah ini tetap kontrak berjalan dengan Harapan Jaya Beton, ini murni musibah,” tandasnya.
Sementara, pengangkatan truk molon yang mengangkut 5 kubik semen cor tersebut akan dilakukan oleh pihak perusahaan. “Rencana pengangkatan kendaraan yang jatuh ke tukad sada, masih menunggu koordinasi karyawan dengan staf pimpinan dari Harapan Jaya Beton,” pungkasnya. (jay)








