
JEMBRANA – Polres Jembrana Selasa (4/1/2022) melaksanakan Anev Awal Tahun 2022, dipimpin langsung Kapolres AKBP I Dewa Gde Juliana di aula Mapolres. Anev yang diikuti 25 perwira, mulai dari Wakapolres hingga para Kabag, Kasat, Kasi hingga Kapolsek se-Jembrana.
Selain membahas persoalan penanganan Covid-19 di wilayah hukum Polres Jembrana, termasuk percepatan capaian vaksinasi usia dewasa hingga anak usia 6-11 tahun, menjadi atensi Polres Jembrana.
Demikian pula situasi kamtibmas, kriminalitas serta upaya menekan kriminalitas, laka lantas serta gangguan kamtibmas menjadi bagian penting dalam anev tersebut.
“Agenda Timeline Kamtibmas Tahun 2022 terkait Operasi Kepolisian yaitu kegiatan G20 juga menjadi bagian atensi kita bersama di tahun 2022,” jelas Kapolres Dewa Juliana.
Diharapkan kedepan penyusunan mendukung Zona Integritas dan Agenda Timeline Kamtibmas Tahun 2022, terkait Operasi Kepolisian dalam menghadapi kegiatan G20, juga tak luput menjadi atensi jajarannya.
Kapolres Dewa Juliana menekankan agar program-program untuk mendukung Polres Jembrana dimaksimalkan, seperti Patroli Kendaraan Cahaya Biru (Patroli Rahayu), Pemolisian Interaksi dengan Desa dan Agama (Prasida), Menyeleksi Masalah Berikan Pelayanan (Menyama Braya), Bhayangkara Jembrana Bersahabat dan Antisipatif (Bhajra Shanti), Pagi Sang Pembaca Buku (Pisang Batu), Jembrana Vaksin dan Masker Polisi Keliling (Jalak Mapekeling ), Manajemen Teknologi Informasi dan Media dalam Pelayanan Polisi Jembrana (Metimpal Polisi Jembrana), Punia Rejeki Bantu Masyarakat (Purnama).
Kapolres Jembrana juga menyampaikan pembangunan Asrama Polres Jembrana bisa diselesaikan tahun ini, termasuk memaksimalkan anggaran perawatan gedung, kendaraan serta sistem pengamanan, Pam Mako, Pam Kota, Pam Obvit dan Pam Ops Kepolisian sesuai SOP.
Demikain pula atensi Kapolri dan Kapolda terkait munculnya tagar ‘Percuma Lapor Polisi’ agar menjadi analisa dan evaluasi sebagai pimpinan dengan melakukan pengawasan terhadap kinerja anggota yang belum sesuai dengan harapan masyarakat, mendengarkan kritik dan tegas dalam menindak dalam penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
Sedangkan Waka Polres Kompol Marzel menambahkan masalah prokes di Desa Loloan, Cupel dan Pengambengan, diminta anggota tetap memberikan edukasi terhadap tokoh agama supaya pelaksanaa prokes dapat terlaksana dengan baik. Termasuk Zone Integritas agar dimaksimalkan seperi Inovasi, Publikasi dan Feedback yang baik dari masyarakat supaya bisa mendapatkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK). (ara,dha)








