
JEMBRANA – Meski sempat diprediksi, terjadi lonjakan arus balik liburan Natal danTahun Baru (Nataru), terjadi setelah tanggal 1 Januari, namun faktanya arus penumpang di Penyeberangan Gilimanuk, terpantau masih landai.
Catatan di Pelabuhan Gilimanuk, arus penumpang yang keluar Bali setelah tahun baru, mencapai angka 17 ribu, namun tidak sampai menimbulkan antrean.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana dikonfirmasi mengatakan, arus balik kali ini tidak bisa diprediksi. “Masyarakat yang habis berlibur selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bali, baliknya tidak bergerombol sehingga paska tahun baru, tidak terjadi penumpukan di Pelabuhan Gilimanuk,“ terangnya Senin (3/1/2022).
“Berakhirnya pergantian tahun dan memasuki Tahun Baru 2022, serta diikuti berkhirnya Ops Lilin Agung pada Minggu (2/1/2022) situasi Kamtibmas di Kabupaten Jembrana terpantau aman dan terkendali. Begitu juga di Pelabuhan Gilimanuk, tidak terjadi permasalahan yang menonjol, mudahan-mudahan hal ini menjadi awal yang baik di tahun 2022 ini,” ungkapnya.
Selama liburan tahun baru di beberapa obyek wisata, di Bali termasuk di Jembrana, memang beberapa tempat wisata, ramai didatangi masyakarat yang mengisi liburannya. Akan tetapi tidak sampai terjadi kerumunan.
Sebelumnya, pihak Kepolisian melalui Ops Lilin Agung, sudah memberikan imbauan terkait prokes kepada masyarakat. “Kita juga dibantu semua stakeholder di masyakarat dalam pengamanan Nataru kali ini,” pungkas Kapolres. (ara,dha)









