
DENPASAR – Tak stabilnya performa Bali United saat ini sehingga hasil laga naik turun, jadi sorotan suporter. Meski suporter mempertanyakan di media social, namun arsitek Stefano “Teco” tak alergi kritik. Bahkan dirinya tetap membela pemainnya yang juga kena kritikan.
“”Kami harus bisa menerima kritikan waktu tim tidak menang. Laga melawan PSIS Semarang lalu memang tidak mudah, meski banyak peluang kami dapat namun belum bisa mencetak gol,” kata Teco, Selasa (2/11/2021).
Suporter sendiri juga menganggap beberapa pemain yang dianggap bermain di bawah performa terbaiknya saat bentrok dengan PSIS Semarang, seperti Fahmi Al Ayubi. Tapi Teco langsung membantah hal itu.
“Fahmi saya rasa sudah berjuang keras. Bukan saat melawan PSIS, waktu melawan PSS Sleman dia bermain bagus kok dan menjadi pemain inti,” paparnya.
Tak hanya Fahmi, arah sorotan juga ke Eber Bessa yang justru dianggap lebih bagus jika bermain sebagai pemain pengganti. Pelatih asal Brazil ini memiliki jawaban tersendiri. Eber diakui pemain terakhir yang datang ke Bali United dan tentunya butuh adaptasi lebih banyak tentang sepakbola Indonesia.
“Eber sebelum datang kesini, empat bulan tidak latihan dengan tim dan hanya latihan sendiri. Begitu juga harus menunggu lama untuk mendapatkan visa. Waktu dia datang, kompetisi sudah jalan jadi tidak ada banyak waktu buat dia latihan fisik dan semacamnya. Tapi sekarang kondisi fisik dia sudah lebih bagus dan kontribusinya sudah terlihat baik itu sebagai pemain inti atau cadangan,” jelas Teco.
Ditambahkan, dirinya kini fokus menyiapkan strategi untuk menghadapi Persipura Jayapura pada 5 November pada laga penutup di series kedua. (ari/jon)








