
GIANYAR – Toko roti dan laundry di Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, dilalap api, Selasa 19 Oktober 2021 sekitar pukul 23.00 WITA. Peristiwa itu tidak sampai ada korban jiwa, hanya kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 Juta.
Kemunculan api pada bangunan 6×4 meter milik I Made Sadru (66) itu kali pertama diketahui Suko Purwanto yang saat itu hendak membeli rokok. Saksi melihat kepulan asap tebal dari toko roti Dapur Dewata. Ia pun berteriak “kebakaran” hingga warga setempat berhamburan keluar rumah.
Api dengan cepat menjalar ke Laundry Anjali yang ada disebelahnya. Warga berusaha memadamkan kobaran si jago merah menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu, salah seorang warga, Ida Bagus Putu Putra Wiadnyana berinisiatif mengendarai sepeda motor mencari pertugas pemadam kebakaran yang siaga di Banjar Ambengan, Desa Peliatan.
Menerima laporan, enam unit mobil PMK dikerahkan ke TKP. Petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga pukul 00.30 WITA. Barang-barang yang dilaporkan ludes di antaranya dua mesin pengering, satu mesin setrika uap, pakaian konsumen, empat set meja, tiga unit rak kayu, satu unit frezzer, dua kulkas, dua rak pendingin roti, satu oven besar dan kecil, mesin pengolah roti dan mesin pemotong roti.
Kapolsek Ubud AKP I Made Tama yang dikonfirmasi mengatakan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab mumculnya api. “Dugaan awal penyebab kebarakan karena konsleting listrik, tapi masih menunggu hasil pemeriksaan tim identifikasi,”tegasnya. (jay)








