
DENPASAR – Optimisme tinggi ditunjukkan tim basket putri PON Bali dalam mengejar medali pada PON XX/2020 di Papua. Bahkan target 2 emas dipancang pelatih tim basket putri PON Bali, Muflih Farhan di nomor 5×5 putri dan 3×3 putri.
Pancangan target yang ditancap itu, bukan merupakan sesumbar namun lebih mengarah ke fakta di lapangan. Di nomor 5×5 Bali berada di pool X bersama Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Memang terasa cukup berat apalagi Jawa Tengah peraih emas di PON XIX/2016, Jawa Barat.
“Saya tetap optimis di nomor 5×5 karena pemain daerah lain yang akan dihadapi nanti sudah sering bertemu di Liga Mahasiswa (LiMa) dan even Srikandi Cup. Anak-anak pernah kalah dan menang. Begitu dapat kabar Bali berada di pool X mereka tidak ada yang down sama sekali. tenang saja mereka karena sudah terbiasa karena mereka juga saling kenal termasuk pemain Bali,” jelas Muflih, Senin 20 September 2021.
Saat ini, porsi latihan yang diberikan Muflih kepada Kadek Sanis Jisanceghi dkk tidak terlalu berat.
“Hanya pemantapan strategi dan taktik. Kalau latihan fisik hanya untuk maintenance saja,” tambah asisten pelatih Merpati Basketball itu.
Selain itu, mereka menyelingi program latihan dengan internal game sehingga tahu apa yang harus dilakukan saat pertandingan berakhir imbang di waktu normal, kalah atau menang. Tapi ketiga tim di pool X belum pernah bertemu Bali di pra-PON.
Menyoal nomor 3×3, Bali berada di grup B bersama Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
“Di 3×3 kami bukan melihat daerahnya tapi siapa pemain yang akan diturunkan. YDi tim ini kami diperkuat Regita Pramesti, Michelle Kurniawan, Fitria Ramadhani Madjid, dan Pande Ketut Natalia Deshinta,” pungkasnya. (ari)








