
GIANYAR – Tim Opsnal Reskrim Polsek Sukawati tidak menemukan adanya bukti penyimpangan seksual dilakukan seorang pria di wilayah Tegunangan, Desa Kemenuh, Gianyar.
Setelah video viral di media sosial, pria tersebut bersama perempuan yang terdengar dalam rekaman menudingnya melakukan perbuatan nyeleneh dipertemukan di Polsek Sukawati, Kamis 19 Agustus 2021.
Kapolsek Sukawati AKP I Made Ariawan mengatakan ada tiga orang yang dipertemukan dan dimintai keterangan sampai pukul 22.00 WITA. “Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya bukti maupun saksi perbuatan penyimpangan seksual dilakukan pria yang direkam itu. Kedua pihak sudah sepakat damai,” ujarnya.
AKP Ariawan berpesan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam mengunggah video ke media sosial apabila permasalahan dan kebenaranya belum bisa dibuktikan agar tidak menimbulkan keresahan. “Hal-hal seperti itu bisa menjadi pencemaran nama baik dan melanggar UU ITE,” tegasnya.
Video berdurasi 2 menit 48 detik itu beredar di jagat maya. Dalam rekaman, terdengar suara ibu-ibu menuding seorang pria yang duduk di sepeda motor memperlihatkan kelaminnya.
Perempuan itupun terdengar ngotot. Padahal, pria berperawakan kurus itu sudah mohon maaf dan mengatakan baru selesai kencing dan lupa menutup resleting celana. “Ten wenten bu, sumpah ten wenten (tidak ada bu, sumpah, tidak ada),” katanya sembari mengatakan mau menuju daerah Tegalinggah dan singgah beli rokok di warung. (jay)








