
Pemanah unggulan bersama pengurus Perpani Denpasar/ist
DENPASAR – Dengan kualitas mumpuni akhirnya 5 pemanah unggulan Pengkot Perpani Denpasar sukses melewati skor minimum yang ditentukan pada Skoring Nasional (Skornas) yang digelar secara virtual di SMK TI Mengwi yang berakhir Senin 16 Agustus 2021.
Seperti ditentukan PB Perpani, untuk nomor compound putra skor minimal ditentukan 660 dan compound putri 640 dengan jarak 50 meter untuk total 72 tembakan untuk 2 sesi. Hasilnya, perorangan di kategori kualifikasi putra Gusti Fazli Kertinegoro meraih skor 639 dan eliminasi 692, Dimas Alvaro Raditya untuk skor kualifikasi 650 dan eliminasi 695 dan untuk compound putri, Arisade Almira Adorabelle untuk kualifikasi skor 616 dan eliminasi 695. Dengan demikian ketiganya di nomor compound mampu melewati batas skor minimum yang ditentukan PB Perpani.
“Sedangkan recurve perorangan putra skor minimum yang ditentukan 620 dan putri 610 untuk jarak 70 meter dengan total tembakan sama 72 tembakan, hasilnya pemanah putra kami Aldi Taufikurrohman Al Hajj mengumpulkan skor untuk kualifikasi 625 dan skor eliminasi 647, sedangkan di bagian putri Juanka Aya Habiba Rahardjo mengemas skor kualifikasi 474 dan eliminasi 534. Ini artinya di nomor recurve dua pemanah Denpasar juga melewati skor minimum yang ditentukan,” kata Ketua Umum Pengprov Perpani Denpasar, Nyoman Mardika didampingi Wakil Ketua I Infithar Fajar Putra usai Skornas secara virtual itu.
Disebutkan Mardika, ada satu lagi pemanah Denpasar yang masih belia yakni Petrus Wimark N. Purba juga ikut Skornas namun belum bisa melewati skor minimum.
“Kalau Petrus ini pemanah belia dan masih SMP dan ikut untuk menguji mental saja. Jelas masih perlu menambah jam terbang lagi disbanding seniornya. Tapi intinya kami bangga dengan hasil ini semuanya dan saya harap skor ini terus ditingkatkan di latihan rutin ke depannya,” tutup Mardika diamini Fajar Putra. (ari)








