
DENPASAR – Akibat pemberlakukan PPKM darurat level 4 sekarang ini, para atlet dancesport mengeluh karena sepinya even yang digelar. Guna mengisi kegiatan itu, Pengprov IODI Bali memproyeksikan menggelar kejuaraan daerah (kejurda) Agustus 2021.
Ketua Umum Pengprov IODI Bali Ni Made Suparmi menjelaskan, kejurda itu merupakan program kerja telah ditetapkan sebelumnya oleh IODI Bali di tahun ini. Namun masih akan melihat situasi ke depan. Jika situasi sudah kondusif dan PPKM dicabut, kemungkinan kejurda dilaksanakan mulai Agustus 2021 atau diundur paling lambat hingga Oktober 2021 mendatang secara offline atau langsung. Namun tetap prosesnya mengedepankan prokes yang ketat dan pembatasan peserta.
“Proyeksi awal masih di bulan Agustus namun karena adanya PPKM maka persiapan atlet terganggu. Kemungkinan paling lambat bulan Oktober,” tegas Suparmi, Rabu 28 Juli 2021.
Hal ini akan diperjuangkan pihaknya karena atlet seluruh pengkab maupun pengkot se-Bali mengaku sudah rindu dengan event. Meski IODI Bali paham dengan kondisi itu yang sudah berbulan-bulan di Bali tanpa ada kejuaraan, namun pihaknya tak mau gegabah mengambil tindakan.
“Kalaupun ada event secara online, feel nya tidak sebagus ketika pertandingan offline. Meski begitu, event online tidak menyurutkan semangat mereka,” demikian Suparmi seraya menambahkan gelaran kejurda bisa lebih lama dengan membatasi jumlah peserta setiap kategori. (ari)








