
BULELENG -Dandim 1609/Buleleng, Letkol. Inf. Mohhamad Windra Listrianto untuk memotivasi 277 personil TNI yang tergabung dalam Tim Cakra – Nanggala. Kepada Tim Cakra-Nanggala, terdiri dari 192 personil Kodim 1609/Buleleng, 60 personil Yonif Raider 900/SWB dan 25 personil Batalyon Zipur-18, Dandim Windra juga mengingatkan tolok ukur keberhasilan Operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat adalah penurunan kasus.
“Bukan banyaknya penindakan, tapi bagaimana kasus konfirmasi Covid-19 bisa ditekan maksimal melalui operasi. Kalau kasusnya tetap atau meningkat, berarti kita tidak kerja,” tandas Dandim Windra, Sabtu, 3 Juli 2021 saat memimpin AGP di Lapangan Ngurah Rai Singaraja.
Dandim Windra menegaskan, pada Operasi PPKM Darurat tanggal 3 – 20 Juli 2021, Tim Cakra-Nanggala yang tergabung dalam Tim Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, wajib menjaga kesehatan pribadi, sebelum melakukan upaya preemtif dan preventif untuk menyadarkan masyarakat tentang penyebaran Covid-19 yang menunjukkan tren peningkatan.
“Upaya menyadarkan masyarakat agar taat dan disiplin melaksanakan imbauan pemerintah,” jelasnya.
Penerapan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta tetap dirumah dan hindari kerumuman, harus dikedepankan.
“Jika, ada yang melanggar imbauan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga kesehatan rakyat sebagai kewajiban negara, disana kita wajib melakukan tindakan tegas sesuai ketentuan dan atas nama negara,” pungkasnya.(kar)








