
BULELENG – Diduga lantaran mengalami kerusakan rem, sebuah mobil Avanza Nopol DK 1685 AAT saat melintasi Jalan Jurusan Singaraja – Bontiying, Banjar Dinas Rendetin, Desa Bintiying, Kecamatan Kubutambahan terjun ke jurang, Minggu 4 Juli 2021. Mobil yang dikemudikan Made Suma (50) beralamat Jalan Pulau Bangka No. 17 Lingkungan Bengawan Pedungan Denpasar Selatan, kehilangan kendali sehingga masuk ke jurang sedalam 10 meter.
Akibat kecelakaan lalu lintas out off control (Lakalantas-OC) tersebut, satu orang bayi, Putu Calyta Felicia Danella (4 bulan) meninggal dunia.
“Pengemudi dan enam penumpang lainnya masih dirawat intensif di RSU Kerta Husada Singaraja,” ungkap Kasubbaghumas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya.
Dijelaskan, dari hasil penyelidikan awal Unit Lakalantas Polres Buleleng diketahui, lakalantas OC ini terjadi sekitar pukul 08.30 WITA.
“Mobil Avansa DK 1685 AAT, datang dari arah timur menuju ke barat. Tiba di tempat kejadian perkara (TKP), tikungan kiri menurun, diduga karena kerusakan rem, pengemudi tidak bisa menguasai kendaraan sehingga oleng ke kanan dan jatuh ke jurang sedalam 10 meter,” jelasnya.
Lakalantas OC mengakibatkan, satu penumpang berusia 4 bulan meninggal dunia karena mengalami cidera kepala berat (CKB).
“Sementara pengemudi atas nama Made Suma (50) dalam keadaan sadarkan diri, mengalami luka pada bagian dada dan saat ini menjalani perawatan medis di RSU Kerta Husada,” ungkapnya.
Sebanyak empat orang penumpang, kata Sumarjaya, dalam kondisi sadarkan diri dan sedang menjalani perawatan medis di RSU Kerta Husada.
“Empat penumpang dimaksud masing-masing, Ni Luh Yeni Sudarmi (28), Kadek Wirawan (27), Gede Upadana (30) dan Ni Nyoman Suweni (50),” urainya.
Sementara dua penumpang lainnya yakni I Nengah Ginantri (5) dan I Wayan Suta (53) dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“I Nengah Ginantri mengalami luka patah tulang rusuk kanan belakang dan patah bahu kiri, sementara Wayan Suta (53) mengalami luka benjol pada kepala bagian kanan, lebam mata kanan dan luka robek tangan kiri. Keduanya masih dalam perawatan intensif di RSU Kerta Husada,” tandas Sumarjaya sembari menyebutkan kasus Lakalantas OC ini di tangani Unit Lakalantas Polsek Kubutambahan, dibackup Unit Laka Satlantas Polres Buleleng. (kar)








