
GIANYAR – Masyarakat Banjar Mas, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, memiliki kebiasaan baru dalam penaggulangan sampah. Mereka terlebih dahulu memilah sampah plastik di rumah sebelum dibuang.
Kelian Banjar Mas, Desa Sayan, I Made Dwi Prayoga mengatakan, warganya melakukan pemilahan sampah plastik tidak terlepas karena seringnya kampanye hingga komunikasi getok tular (dari mulut ke mulut) terkait penanggulangan sampah setelah terbentuknya Bank Sampah Luwu Mas tahun 2019. “Meskipun belum ada perarem (aturan adat) terkait pemilahan sampah, tapi warga sudah melakukannya. Nantinya, kami buatkan semacam imbauan agar pemilahan sampah dilakukan lebih maksimal dari rumah masing-masing,” ujar Dwi Prayoga, Minggu 27 Juni 2021.
Beberapa titik yang biasanya jadi tempat pembuangan sampah kini bersih. Bahkan, saat hujan, air di selokan juga jernih. “Edukasi memilah sampah dari rumah ini sebenarnya paling berat. Padahal, kebiasaan satu menit menuju Bali green. Ini merupakan proses dari keberhasilan adanya bank sampah. Masyarakat mulai menyadari merawat dan menjaga lingkungan. Terbukti kalau hujan kini tidak ada sampah plastik yang balapan mengapung,” tegasnya
Selain imbauan tidak membuang sampah di kali, Dwi Prayoga juga rutin mengingatkan warganya tidak membakar sampah plastik. Sampah plastik dikumpukan dan setiap bulannya di bawa ke bank sampah supaya memiliki tabungan. (jay)








