
MANGUPURA – Pencapaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Badung tertinggi dibandingkan daerah lain di Bali. Bahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung mengklaim pencapaian kabupaten berlambang keris ini tertinggi di Indonesia. Yang menarik, satu wilayah yakni Kecamatan Petang sudah menjadi zona hijau, dimana tidak lagi ditemukan kasus positif Covid-19.
Berdasarkan data dari Kemenkes RI hingga 20 Juni 2021 capaian harian untuk dosis I di Badung mencapai 352.716 orang, sedangkan untuk vaksin II sebanyak 200.521 orang. Posisi Badung tertinggi di Bali, menyusul Kota Denpasar dengan capaian harian dosis I sebanyak 323.685 orang dan capaian dosis II sebanyak 166.424 orang. “Kalau melihat target yang diberikan pusat sebanyak 383.746 orang, pencapaian kita saat ini sudah mencapai 91,98 persen. Dua kecamatan, yaitu Kuta dan Kuta Selatan sudah tuntas vaksin kedua, dan empat kecamatan baru dosis pertama,”jelas Kepala Dinkes Badung dr. Nyoman Gunarta yang dikonfirmasi, Senin (21/6/2021).
Meski Kuta dan Kuta Selatan dinyatakan tuntas, pihaknya masih tetap melakukan penyisiran untuk warga pendatang yang baru balik dari mudik, juga untuk para pekerja pariwisata. Pencapaian di Badung menurut Dokter Gun, lantaran partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sangat tinggi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang begitu antusias mengikuti vaksinasi, serta taat melaksanakan protokol kesehatan,”katanya. Selain, dukungan dari stake holder juga sangat membantu dalam mensukseskan program vaksinasi Covid-19.
Bagaimana dengan ketersediaan vaksin, menurutnya masih tersedia. Untuk empat kecamatan lainnya, masih menunggu jadwal vaksi kedua. Karena sesuai ketentuan jadwal vaksin kedua adalah 12 minggu sejak vaksin pertama. Dengan melihat perkembangan dirinya optimis awal Oktober 2021 seluruh warga Badung (memenuhi syarat vaksinasi) akan menerima vaksinasi lengkap.
Disinggung mengenai perkembangan kasus positif Covid-19, pejabat asal Sibang Kaja ini mengakui ada sedikit peningkatan, yang disinyalir akibat arus balik paska lebaran. Data per 20 Juni 2021 ada penambahan 25 kasus yang terjadi di empat kecamatan. Yaitu, di Kecamatan Mengwi bertambah 3 kasus, Kecamatan Kuta bertambah 2 kasus, Kecamatan Kuta Selatan bertambah 8 kasus, dan Kecamatan Kuta Utara bertambah 12 kasus. (lit)








