
DENPASAR – Tim panjat tebing PON Bali terus meningkatkan kemampuan dan kualitasnya mendekati helatan PON XX/2021 di Papua pada 2-15 Oktober mendatang. Jika sebelumnya masuk tahap persiapan umum, kini sudah melakoni tahap persiapan khusus dengan salah satunya para atlet dibuatkan jalur lintasan panjat tebing yang lebih rumit dan lebih sulit.
Seperti diutarakan salah satu pelatih tim panjat tebing PON Bali Dani Hamdani saat mendampingi Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika, persiapan khusus itu berjalan dengan simulasi-simulasi yang juga dilakukan secara rutin.
“Persiapan umum sudah dilalui sekarang masuk persiapan khusus dengan meningkatkan teknik dan mental latihan, simulasi-simulasi diintensifkan dan peningkatan Indurance teknik. Kalau indurance teknik di persiapan umum, para atlet PON latihan menggunakan jalur standar maka sekarang di persiapan khusus jalur dibuat lebih rumit dan sulit,” ungkap Dani Hamdani diamini Yudi Atmika, Selasa 8 Juni 2021.
Bahkan menurut Dani Hamdani, latihan yang kini juga sore diselingi latihan teknik yang dikuti 8 atlet PON terdiri 6 putra dan 2 putri itu dikombinasikan latihan untuk smeua nomer yakni lead, speed, boulder dan combain.
“Dengan latihan semua nomor untuk semua atlet itu termasuk simulasi-simulasi yang rutin kami lakukan dan sudah masuk tiga kali simulasi, tujuan nantinya untuk lebih memfokuskan pada spesialiasi nomor yang diikuti atlet. Jadi nanti sekitar Agustus maka sudah bisa ditentukan atlet mana dengan spesialisnya apa. Tinggal menggenjot peningkatan menuju peak performance saat berlaga di PON Papua,” tutup Dani Hamdani sambil menambahkan jika simulasi juga diikuti pemanjat tebing Jembrana yang datang ke Denpasar. (ari)








