
DENPASAR – Laporan Ormas Hindu terkait tausiah Desak Made Darmawati yang dinilai menandung unsur penistaan terhadap Agama Hindu mendapat atensi khusus Polda Bali.
Kapolda Bali Irjen I Putu Jayan Danu Putra menegaskan, pihaknya akan bekerja secara profesional dalam menindaklanjuti laporan tersebut.
“Laporannya sedang dalam proses penyelidikan. Kami akan tindaklanjuti secara profesional dengan melakukan pemeriksaan tehadap saksi-saksi,”ujar Putu Jayan Danu Putra yang ditemui usai meresmikan Polsek Denpasar Utara di Jalan Ahmad Yani, Denpasar, Selasa 20 April 2021.
Kapolda mengaku sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri mengingat locus delicti tausiah Desak Made Darmawati yang tayang di channel YouTube Istiqomah TV di luar Bali. “Locus delicti (tempat) itu bukan di wilayah Bali, tapi penyebarannya sampai di Bali dan masyakakat Bali merasa terganggu,”tegas Jenderal Bintang Dua lulusan Akpol 1989 ini.
Terkait gelombang kecaman yang hingga kini belum surut di media sosial, Kapolda mengimbau masyarakat agar menjaga kondusifitas dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian. “Bali untuk kita bersama dan apabila ada gejolak tentunya bisa menimbulkan efek memengaruhi pariwisata, terlebih kondisi pariwisata saat ini sedang terpuruk karena pandemi Covid-19,”tandasnya. (dum)









masyarakat Hindu Bali masih sangat kondusif, tdk ada masalah dengan penganut lain non Hindu, bahkan tdk terkait dg pariwisata,..hanya dengan perilaku satu individu tersebut saja kebencian timbul..unt itu penindakan secara hukum sangat perlu diproses demi rasa keadilan…