Diduga Depresi karena Covid-19, Pekak Nyebur ke Sumur

0
127
Tim Basarnas mengevakuasi jasad I Made Warna dari dalam sumur kedalaman 17 meter.

MANGUPURA – I Made Warna (85) ditemukan tewas dalam sumur di kedalaman sekitar 17 meter samping rumahnya di Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Badung, Rabu 14 April 2021 sekitar pukul 21.30 WITA. Diduga kuat, ia melakukan bunuh diri lantaran depresi terpapar Covid-19.

Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Oka Bawa mengatakan, dari keterangan saksi I Made Mayura (58) dan I Nyoman Nuada (61) menceritakan, almarhum sempat menjalani rawat inap di RSUD Mangusada karena Covid-19. Ia diperbolehkan pulang, Selasa 13 April 2021 dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Sekitar pukul 21.15 WITA, saksi menyambangi rumah I Made Warna hendak memberikan obat, tapi korban tidak terlihat dan juga tidak menyahut ketika dipanggil. “Saat dilakukan pencarian, kedua saksi curiga melihat penutup sumur terbuka,”ujar Oka Bawa, Kamis 15 April 2021.

Saksi mengambil senter dan kaget melihat ayahnya mengambang dalam posisi tengkurap di permukaan sumur. Mayura dan Nuada bergegas memberitahu warga kemudian adanya kejadian itu dilaporkan ke polisi. Sekitar pukul 00.05, jasad almarhum berhasil dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas bersama Kepolisian. “Selain terpapar Covid-19, almarhum juga mengidap penyakit depresi, rabun mata serta gangguan pada lambung,”tegas Oka Bawa.

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada mengatakan, proses evakuasi mengerahkan delapan personel. “Satu orang turun ke sumur menggunakan tali dan SCBA juga peralatan safety lengkap. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Mangusada,” katanya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here