
DENPASAR – Setelah dipastikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudi Amali usai rapat terbatas, Senin 15 Maret 2021 di Jakarta, PON XX/2022 tetap digelar 2 – 15 Oktober 2021 mendatang, KONI Bali bakal langsung gerak cepat dalam mempersiapkan segalanya.
Menurut Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, gelaran PON Bali itu sesuai dengan yang telah disampaikannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali beberapa waktu lalu. Ditegaskannya, PON Papua tetap akan berjalan seperti jadwal sebelumnya usai penundaan satu tahun silam.
“Kami jajaran KONI Bali bakal gerak cepat dengan menggelar rapat virtual dalam pekan ini dengan pelatih dan para atlet Pelatda Bali serta pengprov cabang olahraga (cabor). Tujuannya untuk memperoleh masukan dan koreksi tentang proses persiapan dan tekad untuk meraih yang terbaik. Rencananya rapat pada Jumat 19 Maret 2021 ini dan semoga terlaksana. Semua ini nantinya juga bakal kami bahas bersama dengan pihak Disdikpora Bali,” kata Suwandi, Senin 15 Maret 2021.
Dengan kepastian yang diputuskan pejabat nomor 1 di Indonesia itu, mantan Ketua Umum KONI Badung itu meminta agar atlet dan pelatih sudah tidak ada keraguan atau masih harus khawatir dengan kemungkinan PON Papua ditunda lagi.
“Ini sudah pasti dan jelas, jadi kini pelatih dan atlet harus tetap melakukan tugas dan kewajibannya dengan tanpa ada perasaan khawatir atau ragu terhadap gelaran PON Papua. Tingkatkan motivasi dan tekad besar untuk bisa memberika prestasi terbaik bagi Bali nantinya. Tingkatkan kualitas fisik dan teknik dalam latihan rutin yang memang durasi dan jadwalnya perlu diperpadat,” pungkas Suwandi. (ari)








