Dilema, Tetap Ikuti Himbauan PB Perkemi

0
34
Ketut Sada 

GIANYAR – Kendati ada perasaan dilema tersendiri namun para kenshi putra dan putri Puslag Gianyar teta[ mengikuti  himbauan yang diberikan PB Perkemi. Sejak Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali, kenshi Puslag Gianyar hanya bisa menjalani latihan secara mandiri.

“Posisi kami saat ini sangat dilema. Pasalnya tahun ini progres latihan sudah dirancang guna meningkat dibandingkan tahun lalu namu malah kembali ke program lama dan masih berkutat dengan latihan di rumah. Kami memang harus taat dengan himbauan PB Perkemi,” tutur Wakil Ketua Umum Pengkab Perkemi Gianyar I Ketut Sada, Senin, 15 Februari 2021.

Pria yang juga pelatih Kepala Atlet Puslag Gianyar itu menjelaskan, sampai saat ini sudah dua kali diperpanjang masa berlakunya PPKM. Hal itu membuat pirinya hanya bisa pasrah saja sebab jika dipaksakan latihan, nanti dikatakan tidak taat dan patuh dengan aturan. Apalagi sebenarnya saat ini lanjutnya, para kenshi Gianyar sudah siap melakoni try out. Namun semua program semakin sulit untuk diwujudkan.

“Kami tidak bisa membuat program yang berlebihan lagi dan latihan tatap muka hanya bisa dilakukan dua kali dalam sepekan. Jadi sekarang ini tergantung kenshi itu sendiri menyikapinya. Harapan saya ya tetap memaksimalkan latihan mandiri,” tambah Ketut Sada.

“Kami akui semua program yang dirancang semuanya terbentur PPKM. Itu semua karena kasus Covid-19 memang terus melonjak. Karena itu atlet Kempo Gianyar hanya dibebani melakukan gerakan dasar Shorinji Kempo dirumahnya masing – masing. Para kenshi Gianyar juga tidak boleh berlatih di luar rumah termasuk latihan dojo masing-masing,” pungkas Ketut Sada. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here