Hadapi PON, DPRD Dukung KONI Bali

0
57
KETUT Suwandi (kedua dari kanan) saat menyerahkan laporan tahun 2020.    

DENPASAR – Komisi IV DPRD Bali mendukung kegiatan KONI Bali terkait dengan PON XX/2021 di Papua Oktober mendatang. Termasuk untuk komunikasi anggaran yang dibutuhkan KONI Bali tahun ini dalam persiapan menghadapi hajatan olahraga multi even empat tahun sekali itu. KONI Bali sendiri juga berterima kasih dengan dukungan Pemprov Bali yang telah memberikan dukungan dana bantuan selama ini.

Hal itu terungkap dalam dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Bali dengan KONI Bali di Kantor DPRD Bali, Kamis (28/1/2021). KONI Bali sendiri yang hadir yakni Ketua Umum Ketut Suwandi, Sekretaris Umum IGN. Oka Darmawan, Wakil Ketua Umum II Maryoto Subekti dan Binpres Nyoman Yamadiputra.

“Komisi IV sangat-sangat bagus memberikan masukan dan arahan ke kami dan mendukung KONI Bali terkait dengan  kegiatan KONI Bali menghadapi PON Papua. Bahkan Komisi IV selalu memberikan ruang untuk berkonsultasi dan berkoordinasi terkait anggaran 2021. Artinya kalau ada kekurangan dana di induk bisa dibicarakan dengan Komisi IV termasuk dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov Bali),” ungkap Ketut Suwandi.

KONI Bali sendiri lanjutnya, juga sangat berterima kasih kepada Pemprov Bali dalam hal ini Gubernur Bali yang selama ini memberikan dukungan penuh ke KONI Bali, melalui dana bantuan yang diberikan selama ini.

“Selain itu, dengar pendapat tersebut juga terkait dengan Komisi IV DPRD Bali soal penggunaan dana bantuan Rp 7 Miliar di tahun 2020. Ya kami ungkapkan, dana Rp 5 Miliar yang diberikan di anggaran induk dan Rp 2 Miliar di anggaran perubahan semuanya untuk kegiatan Pelatda Bali, kegiatan dan pembinaan serta operasional KONI Bali. Sedangkan di tahun 2021 ini kami diberikan di induk Rp 39 Miliar untuk persiapan PON Papua dan dana itu tidak termasuk untuk bonus atlet peraih medali PON nantinya,” terangnya.

Oka Darmawan menambahkan, untuk anggaran kegiatan KONI Bali tahun 2020 yang khusus untuk Pelatda Bali diantaranya telah digunakan untuk tes fisik atlet selama dua kali termasuk pemberian dana tali kasih untuk setiap atlet Pelatda Bali Rp 1,2 Juta selama tiga bulan pengganti dana pembinaan atlet Rp 2,7 Juta karena pandemi Covid-19 yang berujung pada rasionalisasi anggaran.

“Intinya sebagian besar dana itu untuk kepentingan Pelatda Bali. Dan itu dana tali kasih karena pengertian dana tali kasih itu yakni berapa ada dana ya itu kami berikan ke atlet,” tutupnya. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here