Empat Pelinggih Pura Gunung Sari Dicongkel Maling, Sepasang Tanduk Menjangan Raib

0
126
LIDIK : Polisi melaksanakan olah TKP di Pura Gunung Sari di Banjar Celuk, Gianyar.

GIANYAR – Aksi pencurian dengan sasaran pura di wilayah Gianyar kian meresahkan. Belum terungkap pencurian pratima di Pura Taman Limut, Desa Pengosekan, Ubud, beberapa bulan lalu, giliran Pura Gunung Sari di Banjar Celuk, Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar, diobok-obok maling.

Pencuri diperkirakan beraksi, Kamis (17/12/2020) dini hari dan membawa kabur sepasang tanduk menjangan. Dari keterangan saksi Gusti Ayu Nyoman Tirta (45), saat hendak sembahyang sekira pukul 07.30 WITA, perhatiannya tertuju pada pintu pelinggih ratu gede. “Setelah diamati, pintu pelinggih ada bekas congkelan. Dia bergegas memberitahu kakaknya I Gusti Ngurah Gede Arta (60),”kata sumber petugas.

Saksi kedua yang tiba di pura melakukan pengecekan dan hampir semua pintu pelinggih dalam kondisi terbuka dan meninggalkan bekas congkelan, yaitu Pelinggih Ratu Kembar, Pelinggih Meru, Pelinggih Pesimpangan Gunung Alit, Pelinggih Betara Gunung Sari. “Di pelinggih itu tidak ada pretima, hanya terdapat dua tanduk menjangan yang terbuat dari tembaga di pelinggih Batara Gunung Sari yang raib. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Blhabatuh dan Polres Gianyar,” ungkapnya.

Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut dan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Yang hilang sepasang tanduk menjangan terbuat dari tembaga dengan kerugian material diperkirakan Rp 500 Ribu,” ungkapnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here