
DENPASAR – Ketua Pengkot Pertina Denpasar I Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah akhirnya memperoleh restu dari Ketua Umum Pengprov Pertina Bali N. Adi Wiryatama untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pertina Bali, pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Pertina Bali yang recananya digelar sekitar 21 Desember mendatang.
De Gadjah yang juga manajer tim tinju PON Bali itu mengutarakan jika dirinya sudah bertemu dengan senior kalangan tinju di Bali tersebut.
“Ya saya sudah bertemu pak Adi Wiryatama dan beliau merestui saya maju sebagai Ketua Umum Pengprov Pertina Bali lainnya dan sangat mensuport saya,” ungkap De Gadjah, Senin (30/11/2020).
Diakui pria yang juga Wakil Ketua DPRD Denpasar tersebut, Adi Wiryatama juga menilai jika De Gadjah sangat cocok sebagai pengganti dirinya.
“Pak Adi Wiryatama juga berpesan kepada saya agar jika nantinya saya menjadi Ketua Umum Pertina Bali, agar saya bekerja dengan tulus, ikhlas dan merangkul semua pihak baik senior maupun junior agar bisa bekerja sama-sama karena tidak bisa bekerja sendirian,” kata De Gadjah.
Pesan Adi Wiryatama tersebut sangat diapresiasinya dan memang sejalan dengan pemikiran De Gadjah.
“Pastinya saya juga ingin seperti itu agar semuanya bisa bersama tanpa ada perpecahan seperti yang saya sempat utarakan ke media sebelumnya. Pastinya semua itu juga jika didukung penuh pengkab dan pengkot Pertina di seluruh Bali,” tegas De Gadjah.
Apa yang menjadi niat positif De Gadjah itu langsung direspon bagus oleh Ketua Pengkab Pertina Gianyar Ketut Purnama. Bahkan Ketut Purnama mengaku sangat mendukung dan siap mengawal De Gadjah sampai menjadi Ketua Umum Pertia Bali nantinya.
“Kami Pertina Gianyar sangat medukung De Gadjah. Beliau memang merupakan sosok tepat menjadi Ketua Umum Pertina Bali. Beliau sangat care atau perhatian pada dunia tinju Bali. Selain itu beliau sangat peduli dan sangataktif di dunia tinju. Kami tak ragu bila De Gadjah memimpin Pertina Bali nantinya. Saya optimis tinju Bali tetap maju dalam prestasi karena De Gadjah juga banyak berbuat bagi tinju di Bali,” pungkas Ketut Purnama. (ari)








