Klaster Upacara Adat, Puluhan Warga Tebongkang Terpapar Covid-19

0
39

GIANYAR – 28 warga Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, terpapar Virus Corona. Penularannya diduga kuat bersumber dari kegiatan upacara adat.

Berdasarkan  investigasi surveilans, tim Satgas Covid-19 menduga sumber penularannya dari dua keluarga berbeda tapi masih dalam satu dadia, “Penyebarannya dari klaster upacara pernikahan dan penguburan jenazah,”ujar Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Kamis (12/11/2020).

Acara pernikahan di keluarga berinisial IKM pada 29 Oktober 2020. Beberapa hari setelah itu, IKM dan anaknya mengalami batuk dan demam. Rabu (4/11/2020), keduanya menjalani swab test dengan hasil dinyatakan positif dan saat ini masih menjalani karantina.

Belum cukup sampai disitu. Istri dari IKM berinisial NKP yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Ubud 2 juga melakukan swab test dan Selasa (10/11/2020) dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, kegiatan penguburan jenazah dilakukan di keluarga KY, awal November lalu. Beberapa hari setelah itu, istrinya berinisial NMR mengalami batuk dan demam hingga hasil dari pemeriksaan keduanya dinyatakan positif.

Petugas Puskesmas Ubud 2 melakukan penelusuran kontak dari dua sumber penularan dan 32 orang menjalani swab test di RS Payangan dengan hasil 9 orang dinyatakan positif. Kemudian, Rabu (11/11/2020), kembali ada 14 orang dinyatakan positif. “Saat ini mereka masih menjalani karantina,”ungkapnya. (jay,dum)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here