Positif Covid-19, 9 Anggota Dewan Buleleng Dievakuasi ke Ibis

0
173
Sekretaris GTPP Buleleng Gede Suyasa

BULELENG – Kasus terkonfirmasi atau positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih bertambah, secara fluktuatif seiring dengan kasus sembuh. Sesuai laporan Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, 9 Anggota dan 1 Staf DPRD Kabupaten Buleleng dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, 1 kasus meninggal dunia, sementara pasien yang dinyatakan sembuh atau sudah memiliki antibody Covid-19 sebanyak 7 orang.

“Jadi benar, ada 9 anggota dewan dan 1 orang staf yang terkonfirmasi atau positif Covid-19, dan 5 orang diantaranya sudah dievakuasi ke Hotel Ibis-Denpasar untuk menjalani isolasi,” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, dikonfirmasi Senin (5/10/2020) usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Buleleng yang digelar secara virtual.

Sementara yang lainnya, kata Sekda Buleleng, masih dalam upaya penjajagan untuk bisa menjalani isolasi terpusat sebagaimana Sistem Operasional Prosedur (SOP) yang diberlakukan Pemprov Bali terhadap pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).”Untuk yang lainnya, termasuk anggota dewan yang dinyatakan positif sebelumnya, diharapkan juga mengikuti isolasi sesuai SOP yang diterapkan oleh Pemprov Bali,” tegasnya.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kluester baru penyebaran Covid-19.”Seperti kluester baru perkantoran, sehingga kami sarankan kepada pimpinan dan sekretariat dewan untuk mengambil langkah antisipatif terkait penyebaran Covid-19, dengan memperhatikan kegiatan prioritas yang telah diagendakan dewan,” tandasnya meyakinkan.

Kasus meninggal dunia yang dilaporkan Tim Medis GTPP Buleleng, berasal dari Kecamatan Buleleng, laki-laki berumur 39 tahun, dengan kronologis pasien rujukan dari dokter praktek ini datang ke IGD RSUD Buleleng pada tanggal 2 Oktober 2020 dengan keluhan sesak nafas, batuk dan demam.”Berdasarkan hasil diagnose klinis dokter penanggungjawab pasien (DPJP), yang bersangkutan meninggal dunia Sabtu (3/10/2020) akibat Suspek Covid-19, comorbid Cardiomegali e.c (pembengkakan jantung,red) suspek Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung kongestif,” terangnya.

Pasien sembuh dilaporkan sebanyak 7 orang dari Kecamatan Banjar sebanyak 1 orang, Buleleng 4 orang, Seririt 1 orang dan Kubutambahan 1 orang.”Sementara kasus konfirmasi baru sebanyak 7 orang dari Kecamatan Buleleng 5 orang, Seririt 1 orang dan Sawan 1 orang,” urainya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here