
Tim Kempo PON Bali
DENPASAR – Pasca statemen Ketua Umum PB Perkemi Saifudin Aswardi Rivai jika Bali potensi sebagai lumbung medali pada PON XX/2021 di Papua mendatang, didukung oleh KONI Bali. Bahkan induk organisasi olahraga di Bali tersebut melecut motivasi Perkemi Bali dengan tetap memancang target 2 emas di PON Papua atau naik satu emas dari raihan Perkemi Bali di PON XIX/2016 di Jawa Barat silam yakni 1 emas.
“Apa yang diutarakan PB Perkemi itu semua adalah motivasi bagi kami di KONI Bali, pengurus Perkemi maupun kenshi yang bakal bertanding di PON Papua nanti. KONI Bali tetap mentargetkan kempo merebut 2 emas di Papua nanti,” kata Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi usai pelatikan Perkemi Bali oleh PB Perkemi di kantor PLN Distribusi Bali, Minggu (06/9/2020).
Suwandi didampingi Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali IGN Oka Darmawan menambahkan, pada PON XIX/2016 Jawa Barat, kempo mempersembahkan 1 medali emas untuk Bali. Di PON Papua tahun depan pihaknya wajar jika mentargetkan kempo mempersembahkan 2 medali emas untuk Bali. Tinggal sekarang bagaimana pengurus Perkemi Bali menjabarkan target tersebut dan dari nomor apa saja bakal direbut.
Suwandi juga berharap Perkemi Bali pandai melakukan kalkulasi kekuatan lawan dan dari nomor apa. Begitu juga dengan jumlah medali yang diperebutkan di PON nanti dari karegori apa yang banyak, ya di kategori itu Bali harus memperkuat diri.
“Kempo itu kan ada dua nomor, randori (tarung) dan embu atau kerapihan Teknik. Nomor mana yang paling banyak medalinya, ya di situ diperkuat. Mungkin daerah lain agak kendur, ya kita rebut medali emasnya,” ujarnya mantan Ketum KONI Badung itu.
Suwandi mengingatkan cabor bela diri terutama di nomor tarung tidak bisa hanya dengan menang tipis, karena kalau itu yang terjadi, maka faktor lain turut mempengaruhi bagi kemenangan atlet. Mantan Ketua KONI Badung itu juga menjelaskan jika kemampuan teknis atlet kempo sepenuhnya diserahkan kepada Pengprov Perkemi Bali, dan pihaknya di KONI Bali siap mensupport dari sisi manajerial. (ari)








