Monitoring Coklit di Tabanan, Ketua KPU Bali Ingatkan Protokol Covid- 19

0
61

Pencoklitan, petugas diwajibkan laksanakan protokol kesehatan secara disiplin

TABANAN – Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan mengingatkan seluruh jajaran KPU hingga ke PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) untuk tetap mematuhi protokol covid 19 dalam melaksanakan tugasnya. Hal itu tidak lain untuk tetap menjaga kesehatan petugas dan juga masyarakat. Hal itu ditegaskan Lidartawan saat melakukan monitoring pencoklitan oleh petugas PPDP di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yang dihadiri oleh para petugas partai politik, disdukcapil dan bawaslu Tabanan, Sabtu, (01/8/2020).

Menurut Weda, pihaknya wajib memastikan seluruh jajarannya untuk menerapkan protokol covid 19 secara ketat. “Kami tidak ingin petugas kami menjadi claster baru penyebaran covid, dan yang lebih penting kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang dikunjungi petugas kami juga aman,” ucapnya.

Sebelum mengecek secara langsung petugas PPDP melakukan pencoklitan, Ketua KPU Bali didampingi Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa bersama partai politik seperti PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra, Hanura serta pihak Disdukcapil Tabana n dan Bawaslu Tabanan, mereka terlebih dahulu kumpul di kantor Desa Delod Peken Kecamatan Tabanan. Selanjutnya, rombongan kemudian bergerak ke TPS 8 Desa Delod Peken, disana petugas PPDP melakukan coklit terhadap rumah warga yang bernama I Nengah Nariasa. Saat masuk rumah warga Lidartawan kembali menegaskan protokol covid 19. “Ingat ya, kami hanya menyaksikan, ingat jaga jarak, ingat ya,” pesennya kepada semua pihak yang hadir.

Usai di TPS 8 Desa Delod Peken, rombongan kemudian bergerak ke Desa Bongan yakni TPS 3 atas nama pemilih I Wayan Sutandi dan TPS 4 atas nama I Ketut Nuraga. Dalam kesempatan itu Lidartawan menegaskan monitoring coklit dengan mengajak parpol dan disdukcapil ini ingin memastikan bahwa PPDP dalam bertugas telah menggunakan standart protokol covid 19, mulai dari masker, sarung tangan, hand sanitizer dan face sheild. “Selain itu kami juga ingin terbuka soal proses pemutakhiran data pemilih, sehingga partai politik tahu betul bagaimana proses coklit yang dilakukan jajaran kami ditingkat bawah,”ucapnya.

Sementara Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta, selaku Kordiv Pengawasan, Hubungan Masayarakat dan Hubungan Antar Lembaga mengatakan tahapan Coklit ini penting agar bisa memastikan DPT Pilkada Tabanan Tahun 2020 yang akuntabel dan valid, karena setiap pemilu daftar pemilih selalu menjadi masalah. “Agar tidak lagi terjadi permasalahan DPT Pilkada Tabanan Tahun2020 maka coklit ini harus benar sesuai regulasi dan kami juga ingin memastikan PPDP menerapkan protokol covid 19.” ucapnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here