
DENPASAR – Diperkuat beberapa pemain berlabel pemain nasional, tim kabaddi Bali mengawali laganya dengan manis di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Berlaga di GOR Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (9/9/2024), tim putra yang turun di nomor national style kabaddi, pada penyisihan perdana sukses menghempaskan Kalimantan Timur (Kaltim) dengan skor 41-37, dan pada penyisihan kedua menumbangkan Lampung 59-15. Sedangkan tim putri yang turun pada nomor seven for five melibas Lampung 42-18.
Salah seorang pelatih tim putra Rega Padmawan menilai kemenangan itu tak lepas juga karena timnya yang bermain dengan performa maksimal dan tepat dalam menjalankan taktik dan strategi.
“Para pemain kami konsisten dengan performa terbaiknya dan kualitas para pemain nasional kami memang lebih kelihatan Tangguh. Tapi kami minta agar performa itu tetap dijaga karena masih ada pertandingan lainnya yang juga butuh performa maksimal itu,” jelas Rega Padmawan diamini pelatih lainnya, Rizky Hadinata Zulfani saat dihubungi usai laga timnya.
Di lain pihak, pelatih putri, I Gusti Ayu Putu Martini memaparkan pada babak pertama khususnya pada menit-menit awal para pemain putrinya memang sempat kesulitan, tapi setelah itu mampu bermain lepas dan tenang.
“Kemenangan ini kami syukuri dan bisa menjadi modal di pertandingan berikutnya. Setidaknya percaya diri para pemain putri kami semakin tebal. Memang babak pertama tim sempat kesulitan namun akhirnya pemain kami bisa keluar dari tekanan dan bisa menjaga ritme permainan dan memanfaatkan peluang dengan baik,” papar Putu Martini.
Tim putra Kabaddi Bali sendiri menurunkan rider penuh pengalaman Rai Suastika dan rider muda Darma Indrawan serta Wahyu Bramasta. Barisan pertahanan digalang Dede Darmawan, Dwiki Sanjaya, Agung Eka, dan Dodi Indrawan. Pemain cadangan sendiri yakni Jaya Guna, Arya Negara, Widi Januarta, Krisna, dan Arsa.
Pada bagian putri diperkuat rider Pande Agya Sutarini, Dwiyani Putri, dan Alya Virda dibantu defender Febri, Oming Trisna Arkasari. Sementara pemain cadangan tak lain Rika Susanti, Desak Putu Eka Setia Dewi. (ari/jon)








