
Tangkapan layar terhadap video viral yang menunjukkan adanya ceceran oli pada titik menanjak Jalan Uluwatu, Ungasan, Minggu (2/6/2024).
BADUNG – Kondisi lalu lintas di Jalan Uluwatu, tepatnya pada titik menanjak setelah Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park mengalami gangguan akibat tumpahan oli, Minggu (2/6/2024) pagi. Alhasil, tidak sedikit pengendara melintas yang terpeleset dan jatuh.
Ketua Lembaga Pemberdayaan (LPM) Desa Ungasan, I Made Nuada Arsana mengaku telah mengetahui adanya kondisi tersebut melalui media sosial. Sebagai respon, dia mengingatkan para pengendara untuk senantiasa berhati-hati. “Aduan secara langsung belum ada, hanya lihat beritanya di medsos saja. Mudah-mudahan oli itu memudar sendiri. Tapi yang terpenting semua pengguna jalan harus tetap berhati-hati,” sebutnya.
Diakui dia, titik menanjak Jalan Uluwatu memang kerap kali mengalami hal-hal semacam itu. Selain oli, ceceran material lain juga beberapa kali ditemukan. Di antaranya seperti tanah, pasir, limestone, hingga beton ready mix. Karenanya dia berharap kepada pihak-pihak yang membawa muatan semacam itu, senantiasa memastikan muatannya aman tidak tercecer. Sanksi tegas dipastikan akan dikenakan jika pihaknya menemukan pelaku ceceran material. Hal tersebut ditegaskan sebagaimana termuat dalam Peraturan Desa Ungasan Nomor 8 Tahun 2019 tentang Kebersihan, Keamanan, dan Ketertiban Umum. (adi,dha)








