
DENPASAR – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali Made Muliawan Arya atau akrab disapa De Gadjah sukses meraih suara tertinggi untuk Dapil Bali (Kota Denpasar) dan dipastikan merebut satu kursi sebagai Anggota DPRD Tingkat Provinsi Bali.
Made muliawan satu dari 4 kandidat calon legislatif pendatang baru (new comer) yang berhasil melenggang ke gedung Dewan Renon, 4 diantaranya merupakan caleg petahana.
Ada 8 kursi yang diperebutkan untuk Dapil I Bali dari Kota Denpasar. Muliawan salah satunya berhasil meraup jumlah suara terbanyak hasil penghitungan suara pada Pleno KPU Kota Denpasar yaitu sebesar 49.091 suara.
“Keberhasilan ini merupakan sebuah kepercayaan dari masyarakat kepada kami partai Gerindra , artinya menurut kami suara tertinggi bukan berarti tujuan disitu aja, yang hanya bisa berbangga dan bereforia bukan itu, melainkan yang kami pikirkan dengan suara tertinggi itu bagaimana kami konsisten melayani masyarakat selama lima tahun kedepan,” kata De Gadjah saat dikonfirmasi, Rabu (6/3/2024).
De Gadjah menuturkan, dengan raihan suara rakyat yang tinggi, hal ini merupakan kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi kepada wakilnya duduk menjadi anggota dewan, hal itu jangan sampai mengecewakan.
“Bagi kami, tidak bisa bantu banyak orang, ya minimal bantu beberapa orang, kalau tidak bisa bantu beberapa orang, minimal bantu satu orang, andaipun tidak bisa bantu satu orang, minimal kami tak menyusahkan, dan kami wajib berada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia menceritakan proses pemilihan yang berlangsung 14 Februari 2024 berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias. “Sehingga berdasarkan suara yang saya raih, menurut pleno KPU sebanyak 49.091, hal ini luar biasa, karena kondisi tiang saat pencoblosan saya tepar, sakit pas usai kampanye akbar di Jakarta saya sakit, tanggal 11 saya pakai infus, pas pencoblosan saya buka infus, habis coblos pasang lagi. Tiga hari usai pencoblosan saya masih tepar,” tandasnya.
De Gadjah mengaku fokus proses perjuangan pemenangan Prabowo Gibran hingga sukses mengantarkan sebagai pemenang. “Saya fokus ke prabowo Gibran, pertama saya bersyukur, kedua berbangga tentunya tapi tidak boleh jumawa, karena bagaimanapun tanggung jawab kita kepada 49 ribu suara yang saya raih benar-benar saya hargai dan selanjutnya saya melakukan tugas sepenuhnya untuk melayani masyarakat dengan baik karena bos kita adalah rakyat,” pungkasnya. (sur,dha)








