
BADUNG – Sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah Kabupaten Badung tumbang setelah pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Informasi terakhir ada 5 orang petugas yang mau tidak mau harus menjalani perawatan medis.
“Pemilu kali ini, untuk di Kuta dan Kuta Selatan, ada 5 teman kami yang harus sampai dirawat,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung, Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, Kamis (15/2/2024).
Dirinci olehnya, masing-masing 1 orang pada TPS di wilayah Kelurahan Kuta dan Kelurahan Kedonganan, serta 3 orang pada TPS di wilayah Kelurahan Benoa.
“Di Kuta itu yakni di TPS Banjar Segara, tapi sudah boleh pulang. Kemudian di Kedonganan satu orang. Kemudian di Kelurahan Benoa ada tiga orang. Dimana yang satu masih harus dirawat karena ada komorbid batu ginjal, sedangkan yang dua sudah boleh pulang dengan perawatan jalan,” ungkapnya.
Yusa memastikan, pihaknya senantiasa memantau para petugas dimaksud. Termasuk dalam hal biaya perawatan yang dibutuhkan. “Semua sudah kita pantau dan semuanya sudah dalam cover BPJS,” imbuhnya.
Lebih lanjut disampaikannya pula, menyiapkan petugas KPPS, sudah diawali dengan screening kesehatan. Hal itu dilakukan tiada lain agar para petugas yang terpilih benar-benar siap dalam menjalankan tugasnya.
Karena berdasarkan pengalaman lima tahun lalu, sangat disadari bahwa menjadi petugas KPPS bukanlah hal yang gampang. Dimana mereka harus bekerja dalam kurun waktu hampir 24 jam, bahkan lebih. Mulai dari persiapan, hingga penyerahan kotak.
Karenanya, Yusa memandang bahwa hal ini perlu menjadi bahan evaluasi oleh para pembuat kebijakan dalam penyelenggaraan Pemilu ke depan. Agar tidak lagi berpikir yang penting bisa dikerjakan, melainkan lebih kepada efektif dan efisiennya pekerjaan.
“Misalnya berkenaan dengan data pemilih. Mungkin nanti bisa dibuka saja pendaftaran untuk menjadi pemilih, misalnya dalam kurun waktu selama 6 bulan. Dengan itu, maka yang tidak mendaftarkan diri, otomatis tidak akan jadi pemilih. Jika polanya demikian, saya rasa teman-teman akan lebih mudah bekerjanya,” ungkapnya. (adi,dha)








