
KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung serius bakal mengembangkan pertanian organik. Salah satu keunggulan pertanian organik adalah lebih ramah lingkungan. Pertanian organik memberikan dampak positif terhadap ekonomi petani.
Karena produksi hasil panen lebih besar dalam jangka panjang dibandingkan pertanian konvensional. Upaya-upaya menuju pertanian organik terus dilakukan Pemkab Klungkung.Salah satnya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta rajin bagi-bagi pupuk organik (kompos) secara gratis kepada petani.
Seperti dilakukan Jumat (14/7/2023), Bupati Suwirta membagikan pupuk kompos sebanyak 10 ton kepada petani di Subak Toya Hee Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung.Pupuk kompos ini merupakan produksi dari pengelolaan sampah organik di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Gema Santi milik Pemkab Klungkung.
Baca juga : Belasan Duktang Terjaring di Kelurahan Semarapura Tengah
“Pemkab Klungkung sangat serius menggarap sektor pertanian salah satunya membuat pupuk kompos ini sebanyak-banyaknya dan diberikan gratis kepada petani. Mari membuat satu petak dengan menggunakan pupuk kompos dari TOSS sehingga nantinya disaat panen bisa mengetahui hasilnya,”tandas Bupati Suwirta.
Suwirta mengajak petani menguatkan komitmen guna mewujudkan pertanian organik.Saat ini Kabupaten Klungkung baru sebatas pada pengembangan pertanian ramah lingkungan. Selain bagi-bagi pupuk kompos,Suwirta juga menyerahkan bantuan bibit seperti benih padi, bibit kedelai dan jagung.
Ikut mendampingi Bupati,Kepala Dinas Pertanian Ida Bagus Juanida, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Ketut Suayadnya. (yan)








